7 Cara Merawat Kucing Baru Adopsi Supaya Tidak Stress dan Cepat Akrab

Updated: Jul 25, 2020


foto oleh pixabay


Tidak ada yang salah ketika Anda memutuskan untuk adopsi kucing. Hanya saja, Anda harus memperhatikan betul cara merawat kucing baru adopsi. Sifat dan karakter kucing yang berbeda-beda, biasanya suka berubah sesuai mood. Apalagi di minggu-minggu pertama pasca adopsi.


Jika sang kucing merasa tidak nyaman di tempat baru, ia bisa mengalami stress bahkan tertekan. Oleh karena itu, ikuti tips merawat kucing adopsi dibawah ini. Cara ini bisa membantu Anda membuat kucing adopsi merasa nyaman dan cepat akrab.

Cara Merawat Kucing Baru Adopsi yang Benar


Salah satu ciri-ciri kucing adopsi yang stres dan tertekan yaitu sering bersembunyi ditempat-tempat gelap. Setelah itu, bulu-bulu cantiknya bisa rontok. Jika Anda tidak ingin hal itu terjadi, lakukan tips berikut untuk merawat kucing baru adopsi.


1. Siapkan Mainan

Saat memutuskan untuk adopsi kucing baru, Anda harus menyiapkan mainan kucing. Mainan tersebut bisa dijadikan media untuk membuatnya tenang dan nyaman berada ditempat baru. Beberapa pilihan mainan yang direkomendasikan yaitu bola lonceng, hewan karet atau tikus-tikusan.


2. Sediakan Scratching Post / Garukan Kucing

Selain mainan, Anda juga harus menyediakan scratching post atau garukan kucing. Alat tersebut sangat efektif untuk menciptakan lingkungan kucing yang nyaman. Tidak hanya digunakan untuk mengasah kuku, media tersebut juga bisa digunakan untuk membersihkan kuku hingga meregangkan tubuh kucing.


3. Sediakan Tempat Tidur yang Nyaman

Saat Anda mengadopsi kucing, jangan langsung menaruhnya di kAndang kucing. Hal tersebut bisa membuatnya tidak nyaman, stres dan merasa tertekan. Lebih baik, sediakan tempat tidur yang nyaman. Anda bisa membuatnya dari kardus bekas.

Lubangi beberapa sisi kotak kardus, kemudian sesuaikan tingginya dengan ukuran kucing. Setelah itu, alasi dengan selimut atau kain yang berasal dari tempat adopsinya. Hal tersebut bisa membuat kucing merasa nyaman dan tidak agresif di tempat baru.


4. Sediakan Kotak Pasir/Wadah untuk Membuang Kotoran

Jangan lupa siapkan kotak pasir/wadah untuk membuang kotoran kucing. Gunakan pasir terbaik yang memiliki daya serap tinggi. Ukuran kotak jangan terlalu kecil, supaya kucing bisa nyaman saat mengeluarkan kotoran.

Khusus untuk kucing baru adopsi, taruh kotak pasir di dekat tempat tidurnya. Hal ini berkaitan dengan karakter kucing baru yang tidak suka pergi jauh dari tempat tidurnya.


5. Jangan Langsung Memandikan Kucing

Jika Anda adopsi anak kucing, jangan langsung memandikannya. Hal tersebut bisa membuat kucing agresif, stres, tertekan bahkan sampai sakit. Setidaknya biarkan ia terlebih dahulu minimal 1 minggu untuk beradaptasi di lingkungan yang baru.

Jika kucing tersebut sudah terlihat tenang, baru mandikan secara perlahan. Kalau bisa, taruh mainan-mainan kucing untuk membuatnya tetap nyaman saat dimandikan.


6. Jangan Paksa Kucing Makan

Saat di tempat baru, kucing cenderung kehilangan nafsu makan. Tapi hal tersebut tidak terjadi pada semua kucing. Biasanya, perilaku kucing yang baru diadopsi menunjukkan respon yang berbeda-beda. Maka dari itu, tetap sediakan makanan+minuman di tempat yang sudah disediakan.

Setelah itu, biarkan saja. Jika ternyata dimakan, berarti ia bukan tipikal kucing yang kehilangan nafsu makan ditempat baru. Namun jika tidak dimakan berhari-hari, jangan paksa kucing untuk makan. Hal tersebut bisa membuatnya merasa stress dan tertekan.


7. Sering-sering Membelai Kucing Adopsi

Ini adalah treatment penting yang harus Anda lakukan ketika mengadopsi kucing baru. Secara tidak langsung, kucing bisa merasakan kasih sayang dari pemilik barunya. Maka dari itu, sering-seringlah belai kucing adopsi untuk membuatnya nyaman.


Jika Anda sudah berkomitmen mengadopsi kucing, maka lakukan tips cara merawat kucing baru adopsi diatas. 7 Tips tersebut bisa membuat kucing nyaman dan cepat akrab di tempat baru hanya dalam waktu kurang dari 1 bulan.

265 views0 comments
 

Address

Indonesia

Follow

  • Twitter
  • Instagram

Blog Dokter Hewan untuk berbagi cara merawat hewan dan tips memelihara hewan
©2020 by kawanhewan.