Mengenal Feline Lower Urinary Tract Disease (FLUTD), Gangguan Saluran Kemih pada Kucing


foto oleh unsplash


Feline Lower Urinary Tract Disease (FLUTD) merupakan gangguan saluran kemih yang biasanya terjadi pada kucing. Khususnya kucing jantan.

Awalnya penyakit ini disebut dengan sindrom urologik kucing atau feline urologic syndrome (FUS). Kondisi ini terjadi karena adanya pembentukan kristal di dalam vesica urinary (VU).

Kucing jantan rentan terhadap penyakit ini karena struktur uretranya berbentuk seperti tabung. Dimana ini ada bagian yang menyempit sehingga sering terjadi penyumbatan urin pada kandung kemih.


Ciri dan Gejala Kucing Terkena FLUTD

Gejala atau ciri-ciri kucing kena FLUTD biasanya ditandai dengan:

● Nafsu makan kucing berkurang.

Terdapat darah pada urine (Hematuria).

● Susah urinasi (Dysuria), biasanya ditandai buang air kecil yang sembarangan.

●Sakit saat urinasi (Stranguria), kucing terlihat mengejan saat buang air kecil dan terkadang sambil menangis.

● Sering menjilati bagian genital.

Pada gejala yang lebih serius kucing biasanya akan mengalami muntah-muntah. Selain itu kucing juga terlihat lesu, dan perut akan terasa tegang disertai rasa sakit.

Jika hal ini terjadi sebaiknya segera bawa kucing Anda ke dokter hewan.

Faktor yang mempengaruhi terjadinya kristalisasi pada saluran kemih ini adalah kenaikan pH urine yang menyebabkan berkurangnya kelarutan beberapa jenis mineral sehingga membentuk kristal di saluran kemih.

Hal ini biasanya diakibatkan oleh beberapa alasan. Mulai dari kurangnya asupan air, pemberian air yang terlalu hangat atau terlalu dingin, pemberian pakan kering, dan juga kurangnya aktivitas fisik. Selain itu, kucing senior lebih rentan terkena FLUTD dibandingkan yang lain.

Faktor lain yang mempengaruhi terjadinya Feline Lower Urinary Tract Disease adalah obesitas pada kucing. Kemudian kandang yang kotor juga bisa menjadi pemicu karena kucing segan melakukan urinasi.

Faktor berikutnya yang meningkatkan risiko FLUTD adalah ras kucing. Berdasarkan data dari Rumah Sakit Hewan Jawa Barat berikut ini. Kasus FLUTD lebih sering ditemukan pada ras British Shorthair, persia, mix breed persia, dan sangat jarang pada kucing lokal (kucing kampung).


Pencegahan Agar Kucing Terhindar dari FLUTD

Memiliki hewan peliharaan yang sehat dan aktif tentu menjadi idaman setiap orang. Pencegahan Feline Lower Urinary Tract Disease berikut ini bisa dilakukan supaya kucing peliharaan Anda tetap sehat:


1. Buat Kucing Bergerak Aktif

Mengajak main kucing setiap hari merupakan salah satu cara yang bisa Anda lakukan agar kucing tetap aktif. Selain itu banyak bergerak juga membuat si kucing terhindar dari obesitas.

Seperti yang telah dijelaskan obesitas merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan Feline Lower Urinary Tract Disease .


2. Berikan Pakan dengan Nutrisi Seimbang

Perhatikan jenis pakan yang Anda berikan. Sebaiknya tidak memberi pakan kering terus menerus.

Makanan yang baik untuk kucing yang menderita FLUTD adalah makanan yang memiliki kandungan Na Tinggi dan Mg rendah. Bisa juga memberikan pakan dengan pH rendah.

Pakan dengan pH rendah dapat meningkatkan absorbsi Na. Selain itu juga bisa meningkatkan pengeluaran phospat yang menjadi unsur pembentukan batu ginjal.


3. Berikan Cairan Lebih Banyak

Memberikan cairan lebih banyak bisa mendorong si kucing untuk buang air kecil. Ini juga bisa mengencerkan urine sehingga mengurangi resiko kristalisasi. Anda bisa menaruh wadah berisikan air di beberapa lokasi sekitar rumah. Ini dilakukan untuk memudahkan kucing minum kapanpun dan di manapun. Hal ini perlu perhatian lebih khusus lagi apabila Anda memilih memberikan makanan kering bagi si meong.

Selain itu, sebagai alternatif Anda juga bisa memberikan makanan basah pada kucing. Perlu diingat untuk memberi air dengan suhu ruangan. Jangan terlalu hangat atau terlalu dingin.


4. Menjaga Kebersihan Kandang

Penting untuk selalu membersihkan kandang kucing setiap hari. Usahakan pasir selalu dalam keadaan kering. Kondisi pasir yang lembab dapat menyebabkan sumber bakteri dan kuman mudah berkembang.


5. Diet Khusus

Selain melakukan hal-hal di atas, diet khusus juga sangat disarankan. Dalam diet Feline Lower Urinary Tract Disease biasanya kucing diberikan pakan khusus.

Pakan khusus ini mengandung formula penting untuk mencegah kristal mineral terbentuk. Formula tersebut antara lain:

● Vitamin B6 yang kaya guna membantu dalam mengurangi pembentukan kristal oksalat.

● Kalsium, Magnesium, Oksalat, dan Fosfor yang dibatasi agar tidak terjadi kristalisasi pada vesika urinaria.

● Kalium Sitrat yang berfungsi untuk menghentikan terbentuknya kristal pada vesika urinaria.


Yuk bagikan artikel ini di media sosial, agar lebih banyak yang tahu tentang Feline Lower Urinary Tract Disease. Dengan satu klik saja, Anda bisa membantu mengurangi resiko FLUTD kucing lho.

 

Address

Indonesia

Follow

  • Twitter
  • Instagram

Blog Dokter Hewan untuk berbagi cara merawat hewan dan tips memelihara hewan
©2020 by kawanhewan.