Kenali Penyakit Rabies; Gejala, Akibat, dan Cara Pencegahan pada hewan kesayangan



foto oleh unsplash


Hewan peliharaan seperti kucing dan anjing rentan terkena berbagai macam jenis penyakit. Saat hewan kesayangan sakit, tentu Anda akan khawatir, terutama apabila yang menyerangnya adalah penyakit rabies. Tak hanya membahayakan hewan, penyakit ini juga bisa menular pada manusia (zoonosis).

Penyakit rabies sangat mematikan karena menyerang otak, sehingga Anda perlu waspada dan melakukan berbagai langkah pencegahan. Untuk memahami seperti apa rabies dan bagaimana ciri serta cara mencegahnya, simaklah uraian berikut ini.


Gejala Atau Ciri-Ciri Umum

Rabies dapat menyerang hewan-hewan mamalia. Sementara itu, manusia bisa tertular melalui gigitan dari hewan karnivora yang terkena rabies, misalnya, musang, kucing, anjing, rubah, serigala, dan masih banyak lagi.

Secara umum, hewan yang terkena rabies akan mengalami beberapa gejala berikut:

● Gelisah dan cenderung mudah ketakutan

● Mudah tersinggung dan tidak lagi ramah

● Yang biasanya aktif akan terlihat lesu

● Sensitif pada sentuhan, suara, maupun cahaya

● Makan makanan yang tidak biasa

● Tiba-tiba sering bersembunyi di tempat gelap

● Busa keluar dari mulut

● Tidak nafsu makan


Rabies Pada Anjing

Pada fase awal, beberapa gejala rabies pada anjing yang biasa terjadi adalah anjing terlihat lesu karena mengalami sakit kepala, dan tidak enak badan. Saat virus mulai menyerang otak sehingga terjadi disfungsi akut, maka anjing akan lebih gelisah dan mudah marah. Ia bisa jadi lebih agresif dan menggigit siapapun bahkan tanpa alasan.

Pada umumnya anjing yang terkena rabies akan lebih sering menggonggong dan menunjukkan ekspresi tidak ramah. Namun pada kasus tertentu, anjing yang terkena rabies justru bisa terlihat sangat pemalu, terlalu jinak, dan sering bersembunyi karena ketakutan.

Saat sudah parah, anjing biasanya akan memproduksi air liur berlebihan. Mulutnya bisa mengeluarkan busa dan mengalami kelumpuhan di bagian rahang dan tenggorokan.


Rabies Pada Kucing

Walaupun rabies lebih dikenal menjangkiti anjing, namun kucing juga bisa terkena rabies lho. Rabies pada kucing mirip dengan pada anjing, terutama terkait perubahan perilaku yang menjadi lebih agresif. Pada kucing, rabies bisa menyebabkannya mengalami dehidrasi, tapi ia juga menjadi takut air. Kucing cenderung menyendiri, gelisah, rewel dan kadang mengalami kejang.


Akibat Terkena Rabies

Hewan yang terkena rabies akan mengalami ketidaknyamanan dan rasa sakit pada tubuhnya. Salah satu akibat fatal dari rabies pada hewan adalah kematian. Karena masa inkubasi virus rabies berbeda-beda, maka durasi sejak sakit/muncul gejala sampai terjadi kematian bisa bermacam-macam, antara satu hingga tujuh hari.


Pencegahan Rabies

Karena penyakit ini terkadang sulit dideteksi dan kerap menyebabkan kematian mendadak pada hewan kesayangan, maka pencegahan rabies perlu dilakukan. Inilah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan.

Memberikan Vaksin

Salah satu cara ampuh mencegah penyakit ini menyerang hewan adalah dengan memberikan vaksin rabies. Saat hewan sudah diberi vaksin, maka tak hanya melindunginya, Anda juga melindungi diri dan keluarga agar tak kena penyakit ini. Lakukan juga pemberian vaksin dan pemeriksaan rutin ke dokter hewan terdekat ya!

Jauhkan Dari Hewan Liar

Bagaimana anjing bisa terkena rabies? Baik anjing maupun kucing rumahan bisa tertular rabies saat memiliki kontak dengan hewan liar. Maka bila berada di luar ruangan, awasi agar hewan tidak sembarangan kontak dengan hewan liar.

Jaga Makanan dan Kebersihan

Memandikan hewan secara rutin dan menjaga kebersihan kandangnya dapat membantu pencegahan rabies. Terkait makanan, jangan sampai hewan memakan bangkai apapun, karena bangkai mengandung banyak bakteri yang bisa menjadi pencetus penyakit.


Itulah beberapa hal penting yang perlu diketahui terkait penyakit rabies pada hewan. Kalau menurut Anda informasi ini bisa bermanfaat untuk orang lain, jangan lupa share di sosmed, ya!


#rabies

#rabiespadaanjing

#rabiespadakucing

#vaksinrabies

53 views0 comments