Keunggulan Lebah Trigona dan Teknik Budidayanya Bagi Pemula


foto oleh mangobay


Siapa saja yang memiliki minat untuk terjun dalam dunia budidaya hewan, kiranya perlu untuk memahami potensi lebah trigona. Salah satu spesies lebah ini punya nilai ekonomi yang tinggi di mata pasar.

Beberapa produk yang mungkin tidak asing ditelinga masyarakat adalah madu klanceng, bee pollen, serta propolis. Ketiganya merupakan produk yang dihasilkan dari cara budidaya lebah trigona.

Selain manfaat lebah trigona yang luar biasa, proses budidayanya juga memiliki beberapa keunggulan yang perlu diketahui.


Keunggulan Budidaya Lebah Trigona

Petani yang memilih membudidayakan lebah ini, setidaknya akan mendapatkan 7 keunggulan.

● Lebah ini tidak menyengat (stingless)

● Sumber pakannya cenderung bervariasi

● Tidak memerlukan pemeliharaan yang intensif

● Budidaya bisa dilakukan dengan cara menetap

● Cenderung tahan dari gangguan hama dan penyakit

● Alat-alat yang digunakan sederhana

● Proses adaptasi lebah dengan lingkungan lebih mudah


Cara Budidaya Lebah Trigona

Untuk bisa sukses mengembangkan budidaya hewan yang satu ini, petaninya perlu memperhatikan beberapa hal. Berikut penjelasannya!


1. Proses Mendapatkan Koloni Induk

Untuk memiliki koloni induk hewan ini, cara yang paling mudah adalah dengan membelinya di petani lain yang sudah melakukan budidaya.

Jika ingin mendapatkannya secara ‘gratis’, maka bisa mencarinya di sekitar kebun atau hutan. Tentu saja diperlukan teknik dan kehati-hatian dalam mendapatkannya.


2. Pembuatan Sarang Baru (Stup)

Koloni memerlukan sarang baru sebagai tempat budidaya yang akan dilakukan. Sebelum dipindahkan, tentu sarang baru ini perlu disiapkan.

Sebaiknya, gunakan bahan kayu kering yang tak berbau dan bebas dari bahan kimia. Hal ini dimaksudkan agar stup jadi lebih awet.

Kotak bisa dibuat bertingkat dengan ukuran 32x20x15 cm. Kotak bawah sebagai sarang koloni, sedangkan kotak atasnya tempat produksi madu, propolis, serta bee pollen.

Tempatkan di lokasi teduh agar terjaga dari sinar matahari langsung serta air.


3. Pemilihan Lokasi Budidaya

Agar hasil lebih maksimal, pemilihan lokasi budidaya perlu mempertimbangkan 3 hal:

● Perhatikan akses terhadap sumber pakan lebah trigona. Baik bunga, serbuk sari, maupun getah.

● Perhatikan air. Air digunakan lebah ini untuk menstabilkan suhu di dalam stup serta mengencerkan madu saat memberi makan larva lebah. Air ini didapat dari embun pada daun atau sumber lain.

● Pastikan jauh dari lokasi pertanian yang memanfaatkan pestisida yang berpotensi menurunkan kualitas produk lebah.


4. Pemeliharaan Sarang Lebah

Selama proses pemeliharaan, petani perlu melakukan setidaknya 3 hal utama:

● Membersihkan sarang dan sekitarnya dari kotoran.

● Menjaga lebah dari serangan serangga lain yang mengganggu serta unggas seperti ayam.

● Lakukan pengecekan dalam aspek perkembangan dan kesehatan setidaknya 2 minggu sekali.


5. Proses Pemanenan

Untuk dapat melakukan panen produk hewan ini dengan benar, perlu memperhatikan hal-hal berikut:

● Akhir musim bunga adalah waktu yang pas untuk panen

● Gunakan beberapa alat untuk panen, yakni penampung madu, bee pollen, dan propolis. Selain itu, siapkan juga sendok, pisau sayat, serta masker. Pastikan semua alatnya bersih.

● Jangan sampai lebah ratu ikut terangkat.

● Ketika mengambil madu dan bee pollen sebaiknya dipisahkan hasilnya.

● Sisakan sebagian sarang madu serta bee bread untuk cadangan makanan koloni.

● Tutup rapat kotak sebelum menempatkannya lagi di posisi semula.

● Cara mengeluarkan bee pollen adalah dengan menyayat kantongnya.

● Madu sebaiknya dikemas di dalam botol.

●Ambil ampas perasaan kulit kantong bee bread serta kulit kantong madu sebagai bahan untuk diproses jadi propolis. Propolis ini biasanya memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi daripada madunya.


Nah, demikianlah cara untuk budidaya lebah trigona. Jika tidak ingin repot, memang sebaiknya petani memilih untuk membeli koloninya kepada petani lain. Hal ini karena memburu koloni hewan ini memerlukan kemampuan yang tidak sederhana.

 

Address

Indonesia

Follow

  • Twitter
  • Instagram

Blog Dokter Hewan untuk berbagi cara merawat hewan dan tips memelihara hewan
©2020 by kawanhewan.