Mengapa Kucing Suka Menjulurkan Lidah? Ini Penjelasannya!


foto oleh unsplash


Kucing merupakan salah satu hewan yang unik dan menggemaskan. Tidak heran jika hewan yang satu ini banyak dipelihara karena tingkahnya yang membuat orang menyukainya. Namun, tidak sedikit juga orang yang tidak suka dengan kucing. Penyebabnya karena kadang hewan ini sering membuat kesal seperti kebiasaan mengambil makanan sembarangan. Akan tetapi jika Anda melihat tingkah kucing menjulurkan lidah mungkin akan terlihat menggemaskan.

Tingkah kucing kadang sulit untuk dipahami. Bahkan kadang tingkahnya sangat lucu, manja dan menggemaskan sekali. Terlebih lagi jika kucing tersebut jinak bukan kucing liar yang kadang bertingkah menyebalkan. Perilaku kucing memang berbeda-beda dan menunjukan aktivitas yang sangat sulit untuk dipahami.

Perilaku dan tingkah kucing yang sulit dipahami tersebut justru merupakan caranya berkomunikasi. Selain itu, hal tersebut adalah cara untuk menunjukan maksud tertentu sebagai salah satu ciri alami dari hewan lucu ini. Meskipun kadang tingkahnya sangat mengherankan dan sulit dipahami, namun jika kamu perhatikan lebih seksama justru sangat menggemaskan.


Ternyata Ada Beberapa Alasan Kucing Menjulurkan Lidah

Berbicara mengenai kucing menjulurkan lidah, tentu hal ini menjadi salah satu kebiasaan yang dianggap tidak biasa. Padahal sebenarnya ini menjadi salah satu kebiasaan yang memang sering dilakukan kucing. Pada saat menjulurkan lidah, kucing memang terlihat sangat menggemaskan dan lucu.

Alasan kucing menjulurkan lidahnya adalah sebagai bentuk respon alami yang ditunjukan oleh hewan tersebut. Respon tersebut dinamakan Flehmen. Mungkin banyak yang kurang paham dengan respon hewan yang satu ini. Bahkan sebagian dari kita mungkin sangat asing dengan istilah respon kucing tersebut.


Apa Itu Respon Flehmen Yang Menjadi Penyebab Kucing Menjulurkan Lidah?

Respon flehmen merupakan bagian dari sebuah perilaku sosial pada hewan yang biasa digunakan sebagai penangkap sinyal kimia. Respon ini akan terjadi pada hewan terutama pada kucing pada saat kucing merasa penasaran terhadap suatu hal atau benda.

Respon ini menjadi cara yang dilakukan kucing untuk menganalisis aroma yang sama sekali belum dikenali. Selain itu, aroma yang menarik bagi kucing akan menyebabkan hewan ini mengeluarkan respon flahmen. Mungkin pada saat kucing menjulurkan lidahnya, sebagian dari kita tidak mengerti dengan tingkah lucu dan menggemaskan ini.

Respon Flahmen akan menyebabkan aroma tersebut akan masuk dan nantinya terkumpul di bagian mulut. Kemudian akan menuju ke bagian organ vemeronasal. Organ yang satu ini terletak di bagian atas langit-langit kucing. Organ ini juga dikenal dengan istilah Jacobson’s. Dengan kata lain bahwa organ ini merupakan area sel-sel sensorik yang menjadi bagian penciuman pada hewan seperti reptil, amfibi dan mamalia.

Secara umum kucing akan menunjukan perilaku menjulurkan lidahnya saat mencium aroma yang bisa menarik perhatiannya. Bahkan tanpa disadari aroma seperti pakaian atau aroma pemiliknya bisa membuat kucing bertingkah menjulurkan lidah. Menurut sebuah research, respon ini akan membuat kucing merasa lebih aman berada di lingkungannya.

Proses terjadinya respon flehmen pada kucing yaitu saat mulut kucing membuka karena mencium sebuah aroma yang tidak biasa. Kemudian kucing akan menarik lidahnya ke bagian atas sehingga menunjukan tingkah yang tidak biasa.

Tingkah dan kebiasaan kucing dalam menjulurkan lidah mungkin menjadi sebuah hal yang terlihat tidak biasa. Namun berdasarkan penjelasan diatas, tentu saja hal ini menjadi salah satu fenomena yang normal dan masuk akal. Mungkin sebagian dari kita menyangka bahwa kebiasaan tersebut terjadi pada saat kucing kehausan atau lainnya. Bahkan banyak yang menyangka ini adalah tingkah manja kucing.

2 views0 comments
 

Address

Indonesia

Follow

  • Twitter
  • Instagram
  • Facebook

Blog Dokter Hewan untuk berbagi cara merawat hewan dan tips memelihara hewan
©2020 by kawanhewan.