Serba Serbi Ular Boa Dan Sederet Fakta Uniknya


foto oleh unsplash


Siapa yang belum tahu hewan reptil yang satu ini, si ular boa. Hewan melata yang sekalipun tidak beracun, tapi sukses membuat banyak orang merasa ketakutan jika terpaksa bertemu dengannya. Hewan dengan nama ilmiah Boa constrictor ini memiliki kekuatan yang dahsyat saat melilit lawannya. Karena itu, Anda jangan sampai menyelepelekannya, Anda tetap harus berhati-hati sepenuhnya.

Meskipun di satu sisi terlihat menakutkan, sebenarnya ada beberapa fakta menarik jika mempelajari serba serbi ular boa lebih lanjut. Pastinya banyak yang belum mengetahui apa saja informasi menarik di balik hewan melata yang seram ini. Jika tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, sebaiknya luangkan sedikit waktu untuk menyimak informasi berikut di bawah ini.


Ciri-Ciri Ular Boa

Serba serbi ular boa pertama yaitu informasi tentang ciri-cirinya. Banyak yang sering kali melakukan kesalahan saat melihat ular boa dan mengira ular tersebut sebagai jenis ular yang lain. Maklum saja, jika dirunut ada banyak spesies ular di dunia. Namun, saat dilihat lebih detil, ada sederet ciri ular boa yang dapat diidentifikasi secara cepat.

· Ular boa memiliki bermacam-macam warna, dari terang hingga warna yang gelap. Mayoritas jenis ular boa berwarna kecoklatan dan oranye. Namun, beberapa jenis yang langka juga ada yang berwarna merah dan hijau jamrud.

· Reptil ini terdiri atas dua macam ukuran, yaitu yang berukuran kurang lebih satu meter serta yang berukuran sekitar empat meter lebih. Bahkan ada juga yang mencapai panjang hingga 18 meter.

· Ciri fisiknya meliputi mata yang kecil, tubuh silindris, kepala yang lancip, dan leher yang cukup tebal.

· Telur menetas di dalam. Ular boa melakukan reproduksi secara ovovivipar, yaitu embrio berkembang di dalam telur yang dierami di dalam tubuh induk hingga menetas. Bagi yang penasaran dengan hal ini, sebaiknya cari informasi ke dokter hewan terdekat ya.

· Memangsa dengan melilitkan tubuhnya, tidak seperti jenis ular yang lain. Jika ular lain memanfaatkan semburan bisa dari mulut, maka ular boa memilih untuk meremukkan tubuh lawan dengan kekuatan lilitannya.

· Memiliki sensor panas di wajahnya. Sensor ini memberikan banyak manfaat, mulai dari menangkap mangsa, hingga menghindari pemangsanya juga.

· Aktif di malam hari, sehingga jangan heran jika di saat malam hari tiba justru hewan melata ini malah aktif bergerak ke berbagai tempat.

· Reptil ini bisa merasakan denyut jantung mangsanya dan akan berhenti melilit mangsanya saat dia sudah merasakan tidak ada lagi denyut jantung dari mangsa yang dibelit.


Fakta Unik Ular Boa

Tidak hanya informasi tentang ciri-ciri serta warna ular boa saja yang menarik, tetapi ada beberapa fakta unik yang bisa dipelajari lebih lanjut tentang hewan berbisa ini. Tentu banyak yang belum tahu beberapa hal di balik seramnya si ular yang satu tersebut. Nah, supaya tidak penasaran, yuk lanjut cek apa saja fakta-fakta menarik di balik seramnya si hewan tidak berbisa ini.

· Di Indonesia dijuluki sebagai sanca batik. Kembali pada informasi di atas yang menyebutkan bahwa warna-warna terang ular ini menyerupai motif batik. Oleh sebab itu tidak heran jika di Indonesia banyak yang menyebutnya sebagai sanca batik.

· Harganya bervariasi, mulai dari yang cukup terjangkau hingga harga belasan juta rupiah. Bahkan untuk jenis tertentu yang berwarna langka dijual dengan harga yang cukup mahal. Meskipun beberapa ular boa langka sejatinya tidak untuk diperjual belikan.

· Usia ular jenis ini dapat bertahan sekitar 20-30 tahun jika berada di alam bebas. Sementara jika dipelihara dengan baik maka dapat pula mencapai usia maksimalnya hingga 30 tahun tersebut.

· Rahangnya cukup fleksibel, sehingga bisa memakan seekor monyet atau bahkan tapir sekaligus.

· Di Amerika selatan, ada juga keluarga yang memelihara ular boa untuk membasmi hama tikus!


Tips Saat Berjumpa Ular Boa

Pasti menakutkan jika sampai sewaktu-waktu harus berjumpa dengan ular boa. Apalagi banyak berita yang beredar jika keberadaan jenis ular tersebut bisa sewaktu-waktu mengintai rumah penduduk. Banyak cerita-cerita ngeri saat berjumpa dengan si ular yang menyeramkan tersebut. Nah, jangan panik ya, ini beberapa tips yang bisa dilakukan saat berjumpa dengan ular boa.

· Anda harus tetap tenang dan hindari gerakan yang tiba-tiba. Sebisa mungkin berjalan saja seperti biasa dan tidak melakukan hal yang mencurigakan. Apalagi pada dasarnya ular boa tidak memangsa manusia dan tidak mengejarnya. Kecuali jika ada tindakan provokatif yang dilakukan oleh orang tersebut.

· Hindari memegang ular sembarangan. Karena jika sampai salah melakukanya maka resikonya justru akan terlilit oleh ular ini. Sebaiknya jangan memegangnya hanya karena rasa iseng. Bila bermaksud menangkap ada baiknya Anda menyerahkan pada yang ahli.


foto oleh unsplash


Cara Memelihara Ular Boa

Meskipun menyeramkan, tidak sedikit yang pada akhirnya tertarik untuk memelihara jenis ular yang satu ini. Dianggap memiliki keunikan tersendiri, ada beberapa pecinta hewan yang memilih untuk memelihara ular boa.

· Perhatikan jadwal makan

Hal paling penting yang sebaiknya diperhatikan pemilik hewan melata ini yaitu jadwal pemberian makan. Sebagai informasi, ular jenis ini tidak perlu makan setiap harinya. Karena dalam satu kali makan ular tersebut dapat bertahan hingga beberapa hari lamanya. Sehingga pemberian makan bisa dilakukan satu atau dua kali seminggu saja. Ular Boa umumnya memakan burung dan mamalia.

· Pilih tempat perawatan yang sesuai

Selanjutnya perhatikan jenis kandang yang digunakan untuk memelihara hewan yang satu ini. Sebaiknya gunakan kandang atau akuarium yang cukup besar, karena ular jenis ini cepat sekali pertumbuhannya. Supaya lebih aman, hindari jenis kandang kayu yang belum di finishing. Karena dapat melukai sisik dan kulitnya.

· Sentuhan Pemilik

Seperti halnya hewan peliharaan yang lain, jangan membiarkan ular berada di kandang saja. Sesekali peganglah ular supaya terbiasa dengan kehadiran pemiliknya. Hal ini juga mencegah ular sering bertindak agresif.

· Perhatikan kesehatan

Sama halnya memelihara jenis hewan yang lainnya, tentu sangat penting memperhatikan kondisi kesehatan hewan peliharaan kita ini. Umumnya gerak-gerik ular yang sehat dan yang sakit akan terlihat berbeda. Jika hal ini terjadi maka ada baiknya menghubungi dokter hewan terdekat. Supaya mendapat informasi yang sesuai tentang kondisi ular boa yang dipelihara.


Ternyata ada banyak informasi menarik jika mempelajari serba serbi ular boa secara seksama. Dengan membaca fakta-fakta dan tips yang tertera di atas, maka Anda dapat memperoleh pengetahuan lebih tentang ular jenis ini. Walau tidak beracun, tetapi tetap Anda harus waspada jika berjumpa dengan hewan melata tersebut. Karena itu, tidak ada salahnya jika Anda mengingat beberapa informasi penting yang telah diberikan dalam artikel ini. Share ya agar lebih banyak yang tahu tentang fakta unik hewan melata ini.

4 views0 comments
 

Address

Indonesia

Follow

  • Twitter
  • Instagram

Blog Dokter Hewan untuk berbagi cara merawat hewan dan tips memelihara hewan
©2020 by kawanhewan.