Budidaya Ikan Sistem RAS “Recirculating Aqua System” Yang Sebaiknya Diketahui!


foto oleh unsplash


Tahukah anda? Kini beragam inovasi semakin dikembangkan untuk mengangkat sektor perikanan agar dapat memenuhi kebutuhan gizi bagi manusia. Seiring dengan semakin majunya perkembangan teknologi saat ini, inovasi yang dikembangkan pada sektor perikanan semakin modern. Nah, salah satu yang kini banyak dipilih yaitu inovasi budaya ikan sistem RAS (Recirculating Aqua System).


Sekilas Tentang Inovasi Budidaya Ikan Sistem RAS “Recirculating Aqua System”

RAS atau recirculation aqua system merupakan sebuah inovasi yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produksi budidaya ikan di lahan yang terbatas. Pada dasarnya penerapan sistem ini dilakukan secara intensif dengan menggunakan infrastuktur yang bisa memungkinkan pemanfaatan air secara berkelanjutan.

Nah pemanfaatan tersebut yaitu meliputi penggunaan ultra violet (UV), filter fisik, generator oksigen dan filter biologis yang berfungsi untuk mengontrol serta menstabilkan kondisi lingkungan. Karena dinilai merupakan inovasi yang menjanjikan, tak heran jika teknologi ini telah diadopsi oleh berbagai negara lain.

Penerapannya juga tentu cukup mudah karena penerapan teknologi ini tidak perlu wadah besar. Walaupun mudah, namun terdapat beberapa tahapan yang perlu dilakukan untuk penerapannya. Berikut tahapannya:


Solid Removal

Tahapan pertama yaitu solid removal dimana pembudidaya harus menghilangkan bahan padat yang mencemari perairan seperti fases, sisa makanan hingga limbah yang bisa mencemari kolam. Penyaringan menjadi hal yang paling tepat agar limbah padat terpisah.


Biofiltration

Setelah penyaringan, tahapan berikutnya yaitu biofiltration yang merupakan tahapan menghilangkan limbah yang tidak terlihat seperti limbah biologis. Limbah biologis seperti feses ikan dan sisa makanan ikan dapat memproduksi gas ammonia secara berlebih jika tidak dikendalikan. Nah, amonia ini merupakan gas pencemar di dalam perairan yang berbahaya untuk ikan karena jika terlalu banyak dapat mengakibatkan turunya oksigen terlarut dalam air. Cara untuk menghilangkan limbah tak terlihat ini yaitu dengan filter biologi.


Dissolve Gas Control

Tahapan terakhir yaitu dissolve gas control yang merupakan penambahan jumlah oksigen terlarut sehingga air yang dilepaskan kaya oksigen yang baik untuk ikan budidaya. Dengan penambahan dissolve oxygen (DO) maka tumbuh kembang ikan dapat dioptimalkan.


Keunggulan Budidaya Ikan Sistem RAS

Setelah anda mengetahui bagaimana budidaya ikan sistem RAS, tentu saja tak lengkap rasanya jika anda tidak mengetahui apa saja keunggulan dari sistem ini. Berikut ini beberapa keunggulan budidaya ikan sistem RAS:


1. Tidak Perlu Membutuhkan Lahan Besar

Seperti yang telah disebutkan diatas jika budidaya ikan sistem RAS ini tidak membutuhkan lahan yang besar. Penerapan teknologi ini bisa dilakukan pada bak atau kolam kecil dengan kapasitas 10 ton air.


2. Produktivitas Bisa Sampai 100 Kali Lipat

Selain tidak membutuhkan lahan besar, teknologi ini juga mampu menghasilkan produktivitas yang sangat tinggi bahkan sampai 100 kali lipat. Menurut beberapa penelitian, budidaya ikan dengan penerapan teknologi ini dapat menggenjot padat tebar nila mencapai 5.000 ekor per m3. Hal tersebut berbeda dengan penerapan budidaya ikan dengan sistem konvensional dimana padat tebar sistem ini hanya mencapai 50 ekor per m3.


3. Lebih Hemat Air

Prinsip dari budidaya ikan sistem RAS yaitu memanfaatkan air sebagai media pemeliharaan secara berulang. Pakan yang tidak dimakan serta sisa feses akan terakumulasi di perairan dalam bentuk amonia. Untuk menghilangkan amonia tersebut maka pembudidaya harus menguras air secara rutin.

Dengan menggunakan sistem RAS dimana penerapannya telah disebutkan diatas maka penggunaan air untuk budidaya lebih hemat. Hal tersebut karena anda tidak perlu mengganti air secara terus-menerus sehingga bisa mengurangi ongkos produksi.

Untuk memperpanjang umur filter, pembudidaya juga dapat menggunakan probiotik perikanan. Probiotik perikanan biasanya memiliki kandungan bakteri yang berfungsi untuk menyempurnakan proses fermentasi feses dan sisa makanan. Selain itu probiotik perikanan juga memiliki bakteri lain yang dapat memicu pertumbuhan pakan alami (plankton) dari sisa fermentasi tersebut tanpa mengurangi DO.


Nah itulah sekilas tentang budidaya ikan sistem RAS dan beberapa keunggulannya. Budidaya ikan dengan sistem RAS ini bisa menjadi solusi yang bisa digunakan oleh para pembudidaya untuk meningkatkan produksi serta menekan biaya pengeluaran yang akhirnya bisa melipatgandakan keuntungan.


Semoga bermanfaat.

7 views0 comments