Mengenal Sugar Glider Hewan Peliharaan yang lucu, imut dan out-of-the-box


Jika Anda ingin memelihara hewan yang kecil, imut, lucu dan cukup unik, cobalah memelihara Sugar Glider, Sugar Glider termasuk dalam jenis omnivora, marsupial, arboreal. Mirip dengan tupai mulai dari penampilan sampai kebiasaannya. Dengan merentangkan kaki depan dan belakang, hewan ini mampu melompat dan berbelok arah sesuai dengan keinginan. Bahkan, jarak lompatannya mencapai 50 meter.

Ciri khasnya adalah panjang tubuh 24 - 30 cm. Beratnya sendiri hanya 115 - 150 gram. Dalam habitat aslinya, kemampuan melompatnya berguna menghindarkan diri dari mangsa predator. Mampu bertahan hidup kurang lebih 9 - 12 tahun. Bila dirawat dengan baik bisa 15 tahun.

Penamaan Sugar didasari pada kebiasaannya suka memakan makanan manis. Seperti buah dan sayur, nektar telur burung. Sementara, Glider sendiri berasal dari membran luncur yang terletak disela kaki. Mulai dari pergelangan tangan hingga kaki, sehingga mampu melompat begitu jauh. Beberapa orang juga menyingkat nama hewan ini menjadi SG atau Sugie supaya mudah dikenal.


Mengenal Jenis Sugar Glider

Hewan nokturnal ini mempunyai beberapa jenis. Menariknya, hampir semuanya memiliki harga yang cukup tinggi. Ada Sugar Glider Mosaic yang mempunyai warna dominan putih dengan corak sedikit abu-abu, terutama pada bagian punggungnya.

Sisi menariknya, pola tidur hewan ini bisa berubah sesuai dengan aktivitasnya. Tidak bisa tidur dengan suara bising dan lampu yang terlalu terang. Inilah salah satu alasan mengapa saat berhubungan dengan manusia pola tidurnya dapat berubah. Ada lagi jenis Leucistic, dengan bulu putih dan mata hitam.

Keunikan dari hewan ini adalah perpaduan warna bulunya menarik untuk dilihat. Di habitat aslinya, saat malam tiba telinganya akan berputar. Kebiasaan ini membantunya menemukan mangsa saat gelap. Memiliki bola mata besar yang membantunya melihat saat malam.

Mengenal Sugar Glider memang menarik, ada pula yang kelainan pigmen seperti hewan lainnya. Disebut dengan albino dengan ciri khas warna putih pada tubuhnya, dan merah pada bola matanya. Karena keunikan inilah harganya juga cukup tinggi.

Bagi Anda yang ingin memilikinya, tidak ada salahnya untuk merawat jenis Classic Grey. Hewan ini paling populer dan banyak ditemukan dipasaran. Ciri khasnya memiliki warna abu-abu, memiliki garis hitam di punggung, dan putih di perutnya.

Perpaduan yang mencolok inilah jenis classic grey banyak peminatnya. Keunikan lainnya adalah masa kehamilannya yang relatif singkat, maksimal 20 hari. Mampu melahirkan 2 anak sekaligus. Di habitat aslinya dalam satu tahun mampu berkembang biak 2 kali. Saat melahirkan usia bayi hanya 0,2 gram.

Bayi ini terus berada di dalam kantong induknya selama 10 minggu. Setelah itu, mereka akan keluar dengan sendirinya dan siap hidup di alam liar. Jangan mengeluarkan bayi sugar glider dari kantong induknya jika bayi sugie belum keluar sendiri. Tingkat kematangan organ reproduksi untuk jantan saat usia 4 sampai 12 bulan. Bagi betina di usia 8 hingga 12 bulan.


Cara Memelihara dan Merawat Bagi Pemula

Setelah mengenal Sugar Glider dari berbagai jenis, tidak ada salahnya untuk mencoba merawatnya. Tidak terlalu sulit dan memerlukan perhatian berlebih seperti Anjing atau kucing. Pertama kali yang harus dilakukan adalah siapkan kandang yang cukup besar, agar leluasa bergerak dan melompat.

Sebagai hewan yang aktif, semakin besar kandang mampu menghindarkan Sugar Glider dari stress. Berikan sirkulasi udara yang baik dan jangan terkena sinar matahari secara langsung. Usahakan memberikan mainan dan hiasan seperti ranting atau pohon sesuai habitat aslinya. Biasanya mereka akan menggigit bahkan memakannya.

Hal ini sangat wajar terjadi. Jangan lupa rutin memberikan makan seperti sayuran, nektar, atau juga serangga. Anda juga bisa berikan makanan khusus berupa siap saji yang bisa dikonsultasikan terlebih dahulu ke Dokter hewan terdekat tentang kandungan nutrisinya. Disarankan untuk memberikan buah-buahan.

Sebagai makanan sampingan buah yang manis sangat penting usahakan yang mempunyai kandungan kalsium tinggi dan sangat halus. Anda bisa memberikan pepaya, atau buah naga. Fungsi dari kalsium ini adalah membantu menghindarkannya dari kelumpuhan tungkai belakang atau makanan manis lainnya yang aman untuk dikonsumsi.


Habitat asli hewan ini berada di Indonesia terutama Papua dan sebagian Australia. Merawatnya juga tidak terlalu sulit dan mengeluarkan biaya banyak. Aman untuk semua umur. Jika Anda ingin mengenal Sugar Glider lebih jauh lagi, Anda bisa masuk ke komunitasnya yang tersebar di berbagai kota.

 

Address

Indonesia

Follow

  • Twitter
  • Instagram

Blog Dokter Hewan untuk berbagi cara merawat hewan dan tips memelihara hewan
©2020 by kawanhewan.