• admin

Panduan Brooding Dalam Budidaya Ayam Skala Komersil


foto oleh unsplash


Budidaya ayam akan selalu dibutuhkan selama masyarakat masih memerlukkan daging dan telur ayam. Produk Hewani asal ayam merupakan salah satu bahan makanan utama di Indonesia. Nah, untuk menghasilkan ayam-ayam yang berkualitas dibutuhkan penanganan brooding dalam budidaya ayam yang tepat.

Apa itu brooding? Brooding adalah masa adaptasi anak ayam atau DOC pada lingkungan kandang baru. Jika pada kondisi alaminya, anak ayam atau DOC pada masa ini masih membutuhkan induknya untuk mengurus dirinya. Dalam budidaya ayam skala komersil, brooding ini digantikan dengan pemberian penghangat buatan sampai umur tertentu hingga anak ayam bisa menyesuaikan sendiri dengan suhu lingkungannya.

Brooding ini adalah titik awal dari penentu sukses atau tidaknya budidaya tersebut. Dalam prakteknya, risiko kematian anak ayam sangat tinggi pada kondisi ini. Hal ini menjadi lebih krusial lagi saat melakukan budidaya ayam di musim hujan dimana suhu udara lebih dingin daripada kondisi normal. Jadi, bisa anda bayangkan jika terjadi kesalahan, bukan? Untuk itulah kali ini anda akan dibekali tentang cara brooding yang tepat tersebut.


Mengapa Masa Brooding Dalam Budidaya Ayam Sangat Penting?

Seperti yang anda baca pada keterangan di atas, brooding merupakan awal dari kesuksesan budidaya ayam. Sebab, ada hal yang mungkin belum anda ketahui tentang brooding, yakni mempengaruhi beberapa aspek :


Perkembangan Organ Pencernaan

Calon anak ayam yang masih berada di dalam mesin tetas sejatinya belum mengembangkan organ pencernaan mereka secara anatomi. Perkembangan ini baru akan dimulai di hari keempat setelah mereka menetas. Perkembangan ginjal, hati, pankreas serta usus akan terjadi dengan drastis.

Jika ayam-ayam yang anda kembang biakkan tidak dibekali dengan organ pencernaan yang baik maka mereka tidak bisa tumbuh secara optimal. Jadi, agar menjadi ayam-ayam unggulan, maka perlu mengatasi masalah pemberian makanan yang mencukupi. Bahkan, memastikan kecukupan dan kelayakan pakan anak ayam tersebut harus dimulai di hari pertama pada saat brooding.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah sistem pencernaan ayam itu sendiri. Sebagaimana yang diketahui, ayam adalah hewan ternak monogastrik. Sistem percernaannya sederhana sedangkan fungsi lambung dan ususnya menjadi satu dalam lambung sederhana. Kondisi ini menyebabkan ayam tidak dapat menguraikan bahan makanan dengan serat yang tinggi. Karena itulah brooding ini sangat penting karena pada masa ini system pencernaan anak ayam atau doc masih berkembang.


Imunitas

Secara alamiah, anak ayam sudah dibekali dengan kekebalan pasif. Ini terjadi saat imunitas induk ayam disalurkan melalui kuning telur di dalam cangkang. Namun, imunitas aktif akan dikembangkan di minggu kedua dan ketiga kehidupan mereka. Jadi, vaksinasi serta penanganan virus dilapangan sangatlah penting.


Pertumbuhan Bulu

Sadar atau tidak, bulu anak ayam mengalami perkembangan. Bulu-bulu yang lebih halus tersebut akan kian berubah menjadi bulu utama seiring berjalannya waktu.


Tulang

Sama dengan pertumbuhan bulu. Kerangka alias tulang anak ayam juga mengalami perkembangan. Termasuk masalah pertambahan panjang tulang, penebalan tulang hingga bertambahnya massa tulang. Jika kerangka hewan ini tumbuh dengan baik maka pertumbuhan badan yang pesat bisa ditopang dengan baik.


Thermoregulasi (Pengaturan Suhu Tubuh)

Selanjutnya, sistem pengaturan suhu tubuh anak ayam juga kurang baik. Bahkan selama 14 hari pertama kehidupan mereka masih sangat bergantung pada pengaturan suhu dari luar atau faktor eksternal. Padahal, hal ini berpengaruh terhadap kelangsungan hidup mereka.

Jika pada kondisi alami, kebutuhan akan pengaturan suhu ini disupport oleh induk ayam, maka pada budidaya komersil peran ini digantikan oleh penghangat buatan. Jumlah populasi yang diternakkan, konfigurasi penghangat sangat berpengaruh dan cuaca pada keberhasilan brooding.

Sebagai contoh, saat ini terjadi fenomena La Nina di Indonesia. Anomali iklim ini akan menyebabkan musim hujan berlangsung lebih lama dan curah hujan lebih besar. Selain dari ancaman banjir, hal ini tentu menimbulkan risiko suhu udara yang lebih dingin daripada musim hujan normal. Pada kondisi suhu yang lebih dingin maka diperlukan energi yang lebih banyak untuk penghangatan buatan pada masa brooding.


Jadi, target dari masa brooding ini untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan anak ayam dengan baik dengan penambahan pakan yang mencukupi.


Persiapan Brooding Ayam

Untuk persiapan dan tata caranya dimulai dari :

Persiapan Kandang : harus sudah siap untuk digunakan, dalam keadaan bersih, luas memadai dan sudah di disinfektan. Persiapan kandang ini sangat vital bagi penopang di kehidupan minggu pertama dan minggu kedua anak ayam. Jangan lupa bersihkan secara rutin kotoran hewan ini, penumpukan kotoran bisa menjadi ladang penyakit.

Pemantauan Anakan : dalam brooding ayam, memantau anakan atau DOC yang akan dibudidayakan juga sangat perlu. Sebab, jika tidak dipantau dan ditimbang maka akan ada DOC lemah yang membutuhkan perawatan ekstra. Hal ini tentu tidak hanya melelahkan tapi membutuhkan dana yang lebih banyak dengan tingkat kesuksesan yang lebih kecil.

Pengaturan Suhu, Makanan dan Minuman : jangan lupa untuk memastikan pengaturan suhu sesuai kebutuhan DOC. Tidak hanya itu, keberhasilan budidaya juga bergantung kepada masukan makanan dan minuman yang diberikan kepada DOC.


Nah, demikianlah panduan brooding dalam budidaya ayam agar tingkat keberhasilan semakin meningkat. Panduan ini juga meminimalisir angka kegagalan dan kematian dari DOC.

6 views0 comments