Mengenal Budi Daya Ayam Sistem Bebas Sangkar Dan Keuntungannya!


foto oleh unsplash


Kesejahteraan ternak atau hewan semakin kuat disoroti oleh banyak negara di berbagai belahan dunia tak terkecuali Indonesia. Hal tersebut pastinya tidak lepas dari peningkatan kesadaran masyarakat dunia terhadap trend konsumsi pangan protein hewani, kesehatan, kepedulian pada kelestarian lingkungan serta kesejahteraan hewan. Kenyataan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa sistem kandang baterai konvensional di larang oleh beberapa negara seperti Uni Eropa dan Amerika Serikat.

Selama ini banyak sekali masyarakat yang tahu khususnya masyarakat Indonesia jika berternak ayam baik itu broiler ataupun petelur hanya dilakukan dalam kandang dengan sistem baterai konvensional. Namun, seiring dengan berjalannya waktu dan tingkat kesadaran masyarakat tentang kesejahteraan ternak semakin tinggi kini mulai dikembangkan budi daya ayam sistem bebas sangkar atau dikenal dengan cage free.


Sekilas Tentang Budi Daya Ayam Sistem Bebas Sangkar

Budi daya ayam sistem bebas sangkar kini mulai dikembangkan di Indonesia. Budi daya ini memungkinkan ayam-ayam bergerak bebas sesuai dengan nalurinya lalu makan, minum, bertengger, bersaran serta berinteraksi dengan ayam lainnya.

Budi daya ayam sistem bebas sangkar ini tentu saja akan membuat ayam lebih nyaman dan terhindar dari stress dengan dirawat dan dipelihara dengan menggunakan lima prinsip kesejahteraan hewan (Kesrawan). Kelima prinsip tersebut yaitu:

· Terbebas dari rasa lapar dan haus.

· Bebas dari rasa tidak nyaman.

· Kebebasan dari rasa sakit, cidera dan penyakit.

· Bebas mengekspresikan tingkah laku alami.

· Bebas dari rasa takut serta tekanan.

Selain itu, trend masa depan budi daya ayam sistem bebas sangkar ini juga akan didorong oleh beberapa faktor. Nah, faktor pendorong tersebut yaitu mulai dari isu kesejahteraan ternak, gerakan pecinta hewan, permintaan konsumen, tata niaga yang meningkat, harga jual telur hingga pasar segmented.


Keuntungan Budi Daya Ayam Sistem Bebas Sangkar “Cage Free”

Selain akan membuat ayam lebih nyaman dan terhindar dari stress, budi daya ayam sistem bebas sangkar juga memiliki banyak sekali keuntungan. Berikut beberapa diantaranya:

1. Ayam Petelur Menjadi Lebih Lincah

Ayam yang dibebaskan dan ayam yang dibiarkan terus didalam kandang akan berbeda dari segi kelincahannya. Misalnya ayam petelur yang di bebaskan akan lebih lincah dibandingkan dengan ayam yang didalam kandang dimana ayam tersebut akan kehilangan sifat alami mereka yaitu mengais tanah untuk mencari pakan dan sebagainya. Ayam yang sengaja terus didiamkan didalam kandang akan lebih terbiasa mengharapkan bantuan dari tangan manusia.

2. Daging Serta Telur Lebih Sehat

Ayam dengan sistem bebas sangkar bisa menghasilkan daging dan telur yang jauh lebih sehat. Hal ini dikarenakan ayam petelur atau pedaging tersebut memiliki sifat alami dimana mereka terbebas dari bahan pengawet dan lainnya. Dalam hal ini, peternak memang masih bisa memberikan pakan namun jumlahnya tidak sebanyak dengan ayam yang dikurung di kandang. Selain itu, dagingnya pula akan lebih berisi dibandingkan dengan ayam yang di ternakkan didalam kandang.

3. Menekan Biaya Pakan

Ternak ayam memang sebagian besar pengeluaran yaitu untuk membeli pakan agar produktivitas dan kualitas yang dihasilkan terbaik. Dengan sistem bebas sangkar, para peternak setidaknya bisa menekan biaya pengeluaran untuk pakan. Ayam yang diternakan dengan sistem bebas sangkat akan lebih mudah menemukan pakan sendiri dengan cara mengais tanah menggunakan cekernya.

4. Membantu Kesuburan Tanah

Sifat alami ayam yaitu menceker dan mengais tanah untuk mendapatkan pakar. Dengan mengais dan menceker tanah ayam akan bisa membantu menyuburkan tanah terutama kotorannya yang bisa menjadi pupuk.

Nah itulah sekilas tentang budi daya ayam sistem bebas sangkar dan keuntungannya. Jika anda ingin menerapkan sistem ini, sebaiknya terapkanlah secara perlahan dengan memulai populasi kecil misalnya menerapkan sistem bebas sangkar untuk 10 ekor ayam terlebih dahulu.

5. Bernilai Jual tinggi

Selanjutnya, ayam hasil budidaya dengan metode bebas sangkar memiliki keunggulan di nilai jual. Karena dianggap lebih sehat dan ramah lingkungan, hasil dari peternakan bebas sangkar dapat di-branding dengan baik dan memiliki harga yang diatas produk yang dikembangkan dengan sistem sangkar. Hal ini tidak lepas dari strategi pemasaran dan kesadaran masyarakat untuk menghargai lingkungan. Jika diterapkan dengan baik, bukan tidak mungkin hasil daging maupun telur dari ayam bebas sangkar bisa lebih bebas dari fluktuasi harga pasar karena memiliki segmen pasar tersendiri.

Nah itulah sekilas tentang sistem budidaya ayam bebas sangkar. Disamping kelebihan tersebut diatas, terdapat resiko dari budidaya metode ini yaitu memerlukan luas lahan peternakan yang lebih besar. Oleh sebab itu, perhatikan keuntungan dan resiko yang akan terjadi sehingga selanjutnya anda bisa memutuskan apakah sistem ini bisa berjalan atau tidak. Semoga bermanfaat!


Baca juga : Keunggulan Itik Master, si Penghasil Telur Terbaik