Kenali Lebih Dalam Mengenai Chlamydiosis, Infeksius Pada Kucing Yang Berbahaya


foto oleh unsplash


Merawat kucing dengan sepenuh hati dan tepat memang menjadi tanggung jawab owner yang bersedia untuk menjadikan hewan tersebut sebagai peliharaan. Hanya saja, ketika anda telah merawatnya dengan tepat terkadang ada saja hal yang membuat anda panik ketika terjadi perubahaan perilaku kepada hewan kesayangan anda. Terkadang kepanikan tersebut semakin bertambah ketika kondisinya semakin memburuk. Sama halnya dengan manusia, kucing juga bisa mengalami sakit. Ada beberapa penyakit yang bisa menyerang hewan satu ini salah satunya Chlamydiosis.


Lalu, Apa Sebenarnya Chlamydiosis?

Sekilas memang bisa dipastikan bahwa banyak sekali orang yang kurang mengetahui tentang apa itu chlamydiosis. Nah, chlamydosis atau yang dikenal juga dengan sebutan feline pneumonitis merupakan radang paru-paru pada kucing. Umumnya radang ini akan menyebabkan gangguan pada saluran pernafasan bagian atas yang relatif ringan tapi cukup lama. Namun untuk beberapa kondisi, radang ini bisa bersifat akut sehingga lebih membahayakan.

Penyebab utama Chlamydosis disebabkan oleh bakteri.Bakteri penyebab chlamydosis umumnya hidup di dalam sel serta inang namun sebagian juga hidup diluar sel inang. Mikroorganisme ini sendiri memiliki nama latin Chlamydophila felis karena sering menjangkiti kucing (Felis sp).


Tanda-Tanda Kucing Terkena Chlamydosis

Walaupun tergolong kedalam penyakit yang ringan dan bisa disembuhkan, tentu saja sebagai pemilik kucing anda perlu mengetahui apa saja tanda-tanda kucing terkena chlamydosis. Berbicara tentang tanda-tanda kucing terkena radang paru-paru biasanya ditandai dengan adanya radang atau sakit mata (konjunctiva). Gejala ini pada umumnya yang disertai dengan adanya cairan berlebih. Selain itu, infeksi tersebut juga disertai dengan adanya flu, kesulitan bernafas serta bersin pada kucing.

Jika tidak diobati tentu saja infeksi ini bisa berlangsung hingga berminggu-minggu bahkan sampai berbulan-bulan. Selain itu, kucing juga biasanya akan kehilangan nafsu makan dan juga terlihat lemas. Ketika Tanda-tanda diatas muncul, ada baiknya anda langsung membawa anabul ke dokter hewan terdekat. Perlu diingat, penyakit ini dapat menjangkiti bagian sistem pernafasan kucing yang vital bagi si meong.


Lantas, Bagaimana Kucing Bisa Terinfaksi Chlamydosis?

Umumnya kucing yang mengalami chlamydosis disebabkan karena tertular kucing lain yang lebih dulu mengalami chlamydosis. Bakteri ini menular melalui kotoran dari mata kucing yang terinfeksi. Selain itu penularan lain biasanya terjadi melalui beberapa hal diantaranya seperti:

· Kontak langsung dengan objek yang telah terkontaminasi bakteri seperti halnya kandang, tempat makan, makanan ataupun minuman serta barang lain yang ada disekitarnya.

· Kontak langsung dengan hidung, mulut hingga kotoran mata kucing lain yang terinfeksi.

· Batuk serta bersin dari kucing yang terinfeksi yang bisa menyebarkan bakteri hingga radius 3 hingga 5 meter.

Dari ulasan diatas tentu bisa disimpulkan bahwa kucing bisa terinfeksi chlamydosis rata-rata disebabkan karena kontak fisik kucing yang belum terinfeksi dengan kucing yang telah terinfeksi.


Bagaimana Langkah Pencegahan Chlamydosis Pada Kucing?

Chlamydosis merupakan infeksi yang cukup membahayakan kucing sehingga tentu anda perlu mencegahnya. Langkah pencegahannya sendiri memang cukup mudah. Solusi pencegahannya adalah anda harus rutin melakukan vaksinasi dan selalu menjaga kebersihan hewan kesayangan anda. Perhatikan juga kebersihan tempat tidur serta tempat bermainnya dan jangan terlalu membiasakan kucing anda untuk bergaul di luar lingkungan rumah.

Ini perlu diperhatikan terutama bagi anda yang memiliki kucing domestic dengan “jiwa petualang” yang tinggi. Hal ini terjadi karena penyakit ini memang merupakan penyakit infeksius.


Nah itulah sekilas tentang chlamydosis, tanda-tanda kucing terkena infeksi tersebut serta langkah pencegahannya. Hal-hal diatas tentu saja sangat penting untuk anda ketahui agar lebih mudah mengetahui kondisi hewan kesayangan anda. Share ya agar lebih banyak pawrent yang mengetahui tentang penyakit ini.


Baca juga : Inilah Penyebab Dan Cara Mengobati Scabies Pada Kucing
 

Address

Indonesia

Follow

  • Twitter
  • Instagram

Blog Dokter Hewan untuk berbagi cara merawat hewan dan tips memelihara hewan
©2020 by kawanhewan.