• admin

Pakan Alternatif Lele yang Mudah (dan Murah) Didapat


foto oleh unsplash


Pakan merupakan komponen penting yang harus Anda perhatikan dengan baik dalam usaha budidaya ikan. Termasuk untuk Anda yang saat ini tengah menjalani usaha budidaya lele. Kebutuhan pakan yang cukup penting sebab merupakan salah satu biaya usaha yang tertinggi dalam ternak lele. Karena sebagian pakan merupakan hasil pabrikan, tidak sedikit peternak yang memanfaatkan pakan alternatif lele.

Pakan alternatif sering digunakan untuk menekan biaya produksi dalam usaha budidaya. Sampai saat ini ada dua jenis pakan yang biasa dipakai. Yaitu pakan yang dibuat dari bahan utama dan pakan dari bahan sisa.


Apa Bedanya Pakan Alternatif Lele Bahan Utama Dan Sisa?

Pakan alternatif lele bahan utama terbuat dari bahan-bahan dengan kandungan nutrisi yang sesuai kebutuhan. Sedangkan untuk pakan tambahannya dibuat dari bahan organik. Biasanya pakan organik ini dijual dengan harga lebih murah dan sediaannya melimpah.

Pakan bahan utama harus mempunyai kandungan protein, lemak, vitamin, karbohidrat dan mineral. Untuk ikan lele, kebutuhan proteinnya harus lebih dari 35% dari berat pakan. Protein paling dibutuhkan karena merupakan pembentuk daging. Sedangkan kebutuhan lemaknya berkisar antara 4-5% dari berat pakan. Karbohidrat dalam pakan sebaiknya antara 4-6%.


Hewan-Hewan Yang Bisa Digunakan Untuk Pakan Alternatif Lele

Pakan alternatif lele bisa dibuat dari berbagai bahan yang mudah ditemukan. Meskipun alternatif, pastikan Anda membuat pakan yang mampu memenuhi kebutuhan nutrisi ikan. Ada beberapa jenis hewan yang bisa Anda gunakan untuk membuat pakan lele diantaranya :

1. Ikan rucah

Ikan jenis ini bisa ditemukan di laut dan tidak layak dikonsumsi oleh manusia. Harganya terbilang murah sehingga dapat Anda manfaatkan untuk pakan alternatif. Ikan yang berukuran kecil bisa langsung diberikan untuk lele tanpa harus diolah terlebih dahulu karena tidak banyak mengandung duri.

Sedangkan ikan yang ukurannya lebih besar sebaiknya direbus terlebih dahulu setengah masak. Untuk melengkapi kandungan gizinya, Anda bisa menambahkan dedak halus.

2. Limbah peternakan ayam dan burung puyuh

Limbah peternakan yang dimaksud disini adalah bangkai ayam atau burung puyuh. Karena tidak bisa diberikan langsung, ayam ini harus dibakar terlebih dahulu untuk menghilangkan bulunya dan mengurangi kemungkinan adanya penyakit yang berbahaya. Pakan ini bisa digantung diatas kolam agar tidak mengotori kualitas air kolam.

3. Bekicot dan keong mas

Bekicot dan keong mas merupakan pakan alternatif lele yang paling bagus terutama untuk induknya. Pakan ini bisa membantu proses pematangan gonad induk lele sehingga menghasilkan telur berkualitas tinggi.

Keong mas dan bekicot ini terlebih dahulu harus direbus. Kemudian pisahkan daging dari cangkangnya. Sebelum dimasukkan langsung ke kolam, pakan untuk lele ini sebaiknya diletakkan di ayakan bambu untuk disaring.

4. Belatung

Belatung bisa dijadikan alternatif pakan sebagai penghasil protein yang baik untuk lele. Selain protein yang tinggi, belatung juga memiliki ukuran yang pas dengan bukaan mulut lele. Tidak perlu diolah lagi, belatung bisa langsung diberikan untuk lele.

5. Limbah pemindangan ikan

Limbah pemindangan ikan merupakan isian perut ikan yang tidak dikonsumsi. Misalnya bagian ekor, sirip dan kepala. Pemberiannya bisa dilakukan tanpa pengolahan terlebih dahulu. Anda bisa mencampur pakan ini dengan dedak halus kemudian direbus jika ingin mendapatkan pakan yang lebih bagus.

Yang menjadi acuan dalam pembuatan pakan lele adalah kandungan proteinnya. Inilah daftar bahan dan kandungan protein dalam persen untuk alternatif pakan lele.

· Tepung ikan 62,99%

· Tepung kedelai 36,6%

· Bungkil kelapa 18,46%

· Tepung jagung 10,40%

· Dedak halus 15,58%

· Tepung tapioka 2,6%


Tidak harus membeli pakan yang mahal harganya untuk lele. Selama kebutuhan nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangannya bisa terpenuhi maka alternatif pakan menjadi pilihan tepat. Nah, itulah informasi seputar pembuatan pakan alternatif lele dari hewan yang mudah Anda temui.


Baca juga: Cegah 4 Jenis penyakit ini pada budidaya ikan lele Anda!
1 view0 comments
 

Address

Indonesia

Follow

  • Twitter
  • Instagram

Blog Dokter Hewan untuk berbagi cara merawat hewan dan tips memelihara hewan
©2020 by kawanhewan.