• admin

Ternak kalkun pedaging untuk pemula. Pasti bisa!


foto oleh unsplash


Ternak kalkun pedaging mungkin banyak yang berpikiran kalau pemula pasti tidak bisa. Tetapi tidak seperti itu asalkan Anda sudah membaca artikel ini hingga selesai, Anda pun pasti bisa melakukannya. Mari baca selengkapnya.

Untuk pemasaran cukup mudah. Karena persaingan di Indonesia sendiri masih sedikit. Rata-rata orang-orang beternak puyuh dan ayam, untuk kalkun pedaging masih sepi saingan. Selain itu Anda juga bisa sembari membuka depot yang menjual kalkun. Jadi bisa mendapatkan profit bertingkat


Cara beternak

Baiklah sekarang mari membahas langkah-langkahnya. Kita mulai dari:

1. Pemilihan bibit

Dalam semua bidang ternak apapun penting sekali untuk memilih bibit yang berkualitas. Karena ini akan menentukan keberhasilan Anda ke depannya.

Yang harus Anda lakukan adalah memilih bibit kalkun yang sehat dan tak ada cacat. Anda dapat memperhatikan warna tubuh kalkun. Kalau warnanya lebih gelap itu tandanya lebih bagus.

Ciri-ciri lain dari bibit kalkun berkualitas:

· Postur tubuh tegap, sehat, dan besar.

· Kalkun lincah

· Tak ada cacat

· Warna kotoran normal

· Nafsu makan yang tinggi

Untuk warna kotoran yang normal dari bibit kalkun yakni tak berwarna hijau atau putih.

2. Menentukan lokasi ternak kalkun pedaging

Ini juga harus dilakukan dengan seksama. Karena namanya peternakan unggas pasti cukup berbau dan mengganggu lingkungan sekitar. Adapun ciri dari lokasi yang cocok untuk ternak kalkun antara lain:

· Bebas bencana alam

· Jauh dari pemukiman penduduk

· Bebas gangguan hewan karnivora

· Mendapat sinar matahari

· Suhu udara normal

· Kondisi lokasi tak lembab

3. Memilih kandang

Jadi kalkun ini berbeda dengan ayam kampung yang tidak membutuhkan tempat tinggal khusus. Kalau kalkun sebaiknya dibuatkan kandang.

Pastikan kalau kondisi kandang bagus dan kena sinar matahari langsung, jangan tertutup, dan jangan kesempitan. Karena tubuh kalkun besar.

Selain itu banyak yang sering dilupakan oleh peternak kalkun tidak berpengalaman, yakni kandang kalkun yang berbeda umur itu jangan dijadikan satu. Wajib dipisahkan.

Detailnya bisa Anda lihat di bawah ini:

Usia 0 s/d 30 hari

Bentuk kandang kotak, suhu hangat, menggunakan lapisan kertas bekas di bagian bawah untuk alas kandang. Ganti alas kandang dengan teratur agar kotoran tak menumpuk dan tak menjadi sarang bakteri. Sehingga kalkun tidak mudah sakit dan perkembangan dapat optimal.

Usia 31 s/d 75 hari

Pindahkan ke kandang dengan ukuran lebih besar. Karena tubuh kalkun yang juga bertambah besar.

Ukuran kandang yang pas untuk umur kalkun 31 sampai 75 hari yakni:

1. Panjang 2 Meter

2. Lebar 80 Centimeter

3. Tinggi 70 Centimeter

Ukuran tersebut cocok untuk menampung kalkun pedaging sebanyak 10 hingga 20 ekor. Silahkan disesuaikan dengan besar kalkun. Karena kalau ukurannya besar-besar Anda bisa mengurangi jumlahnya, misalkan ditempatkan 8 – 15 ekor saja.

Kalkun dewasa

Menggunakan kandang luas dan tanah kering. Ukuran kandang yang pas untuk kalkun dewasa yakni:

1. Panjang 10 Meter

2. Lebar 5 Meter

Bedakan juga kalkun dewasa jantan dan kalkun pengeram. Tiap kalkun jantan dipisah kandangnya agar tidak berkelahi.

Kalkun pengeram membutuhkan kadang berdesain khusus. Pastikan suhu kandang hangat, beri tambahan jerami untuk alas, dan tempatkan pada daerah tersembunyi supaya kalkun pengeram tak terganggu saat waktu pengeraman.

4. Pakan kalkun

Contoh pakan kalkun yang dapat Anda gunakan adalah sisa makanan rumah tangga, dapat Anda dapatkan dari restoran dan rumah makan juga. Atau kalau tidak ada boleh pakai olahan eceng gondok ataupun dedak.

Untuk nutrisi tambahan gunakan konsentrat atau makanan kemasan biasa dijual di toko pakan ternak.

Lakukan pembersihan kandang dengan teratur agar tak ada sisa pakan. Karena sisa pakan yang tidak dibersihkan dapat menyebabkan pembusukan makanan dan menjadi sumber penyakit.


Perawatan kalkun pedaging

Hal-hal yang harus Anda perhatikan antara lain:

1. Pemberian vaksin

Untuk pencegahan kalkun terserang penyakit dan meningkatkan antibodi kalkun tersebut. Berikan vaksinasi sesuai jadwal yang seharusnya.

2. Anakan kalkun

Untuk anakan kalkun pisahkan dari induknya supaya tidak stress. Untuk kandang bagi anakan wajib memiliki suhu hangat. Bisa menggunakan alas kandang dari koran, atau kalau ada gunakan jerami, lebih baik. Dan letakkan kerikil di tempat minum anakan kalkun tersebut.


Mengawinkan kalkun

Dilakukan apabila ukuran pejantan lebih besar dari kalkun betina. Metodenya Anda pegang kalkun betina kemudian pastikan cakar kalkun pejantan tak merusak bulu dari kalkun betina.

Sesudah proses perkawinan usai, beri tanda di kalkun betina tersebut supaya ada acuan induk unggulan yang nanti Anda teruskan.

Umumnya kalkun betina ini dikawinkan lagi dalam waktu 2 minggu sesudah selesai bertelur. Untuk waktu pengeraman sendiri yakni 28 hingga 30 hari. Bisa dilakukan dengan metode alat penetas telur, atau kalau mau hemat biarkan secara alami saja. Sekian informasi tentang ternak kalkun pedaging, semoga bermanfaat.

0 views0 comments