Tujuh Pertolongan Pertama Ketika Kucing Diare


foto oleh unsplash


Seseorang biasanya memelihara kucing agar merasa terhibur dan sebagai teman. Ada kalanya kucing mengalami gangguan pencernaan seperti diare. Ini merupakan hal lumrah, tapi tentu tetap perlu menjadi perhatian, agar segera memberi pertolongan pertama ketika kucing diare.

Sebab diare bisa bermacam-macam, mulai dari makanan, minuman, alergi, bakteri, virus hingga stres. Tapi jika diatasi dengan tepat, mencret bisa sembuh. Karena kondisi ini umum dialami oleh kucing.

Maka perlu untuk segera mengobatinya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Simak beberapa pertolongan pertama ketika kucing diare di bawah ini.


1. Mengganti Makanan Kucing

Strategi ini berlaku jika kucing mengalami diare yang disebabkan oleh makanan. Bisa jadi kucing diare karena tidak cocok dengan makanan tertentu sehingga menyebabkan diare. Untuk mencegah kondisi in Anda bisa mengganti makanan kucing menjadi pakan khusus pencernaan (gastroinstetinal). Ada kalanya si empus perlu disuapi agar lebih cepat mengkonsumsi pakan khusus pencernaan ini.


2. Cukupi Serat Kucing

Seperti manusia, kucing juga perlu penyeimbang gizi berupa serat. Setidaknya, perlu si meong diberikan makanan dengan kandungan serat sebesar 3% atau lebih.

Dengan serat yang cukup, pencernaan kucing akan lebih normal dan lancar. Ini juga salah satu cara menata pencernaan yang cukup efektif.


3. Tempe untuk Obat

Tempe bisa jadi obat diare kucing yang manjur. Maka pilihan yang tepat untuk memberikannya sebagai santapan kucing. Sebelum memberikan pada kucing, sebaiknya tempe direbus sesaat agar bakterinya hilang. Setelah itu, bisa disajikan bersama menu lainnya. Tempe ini berfungi pengganti probiotik karena mengandung ragi. Namun cara ini efektif hanya untuk diare yang disebabkan oleh bakteri karena ragi tempe menekan pertumbuhan bakteri pathogen.


4. Mencukupi Kebutuhan Air Kucing

Jangan sampai kucing yang sedang diare mengalami dehidrasi karena banyak cairan tubuhnya hilang. Untuk mengatasinya, perlu dilakukan pengawasan dan memastikan kebutuhan konsumsi air kucing terpenuhi. Karena jika kucing sampai dehidrasi, akan berpotensi memicu penyakit lainnya.


5. Memberikan Cairan Elektrolit

Alternatif lain yang bisa dicoba, memberikan cairan elektrolit untuk kucing. Dengan cairan, frekuensi buang air besar kucing akan berkurang dan berangsur sembuh. Sebaiknya Anda berkonsultasi dokter hewan terdekat untuk memperoleh cairan elektrolit yang tepat.


6. Berikan Multivitamin

Memberikan multivitamin pada kucing diare merupakan pilihan yang bijak. Tentunya multivitamin akan menambah daya tahan kucing. Dengan begitu, virus yang ada dalam tubuh kucing juga berangsur menghilang. Setelah sembuh, memberikan multivitamin dengan rutin juga baik untuk kesehatan kucing.

Multivitamin bisa dibeli di petshop atau di toko-toko online. Harganya cukup terjangkau untuk manfaat yang besar.


7. Mengobati dengan Obat Anti Diare

Selain virus dan bakteri, penyebab mencret juga bervariasi. Untuk itu tentunya diperlukan obat khusus. Obat anti diare ini tidak bisa diberikan sembarangan. Perlu memeriksakan kucing pada dokter hewan agar obat dan dosis yang diberikan bisa tepat. Dokter hewan akan memeriksa dan memberikan obat sesuai dengan kebutuhan si meong. Ini semua demi kesehatan kucing kesayangan Anda.


Begitu kira-kira pertolongan pertama ketika kucing diare yang bisa diberikan. Kucing adalah peliharaan yang istimewa, maka perlakuan padanya juga istimewa. Hal ini perlu mendapatkan perhatian ekstra di saat musim hujan karena kucing lebih mudah diare saat itu. Nah share ya supaya lebih banyak yang tahu tentang pencegahan diare pada kucing ini!


Tidak hanya anjing, kucing ternyata bisa juga terjangkit rabies. Simak artikel berikut tentang rabies:

Kenali Penyakit Rabies; Gejala, Akibat, dan Cara Pencegahan pada hewan kesayangan
 

Address

Indonesia

Follow

  • Twitter
  • Instagram

Blog Dokter Hewan untuk berbagi cara merawat hewan dan tips memelihara hewan
©2020 by kawanhewan.