Waspada Demensia Anjing! Bagaimana Gejalanya? Simak Berikut Ulasannya!


foto oleh unsplash


Selain kucing, anjing menjadi salah satu hewan yang sering dijadikan sebagai hewan peliharaan. Tak jarang, keberadaan anjijng didalam rumah sudah dianggap sebagai anggota keluarga oleh sebagian orang. Namun sayang, lebih dari seperempat pemilik anjing tidak tahu jika hewan kesayangannya beresiko menderita penyakit demensia. Lalu, apa sebenarnya demensia anjing? Berikut penjelasannya!


Sekilas Tentang Demensia Anjing

Demensia merupakan kondisi yang mengakibatkan penurunan daya ingat serta cara berpikir. Demensia anjing bukanlah penyakit spesifik namun merupakan kondisi yang ditandai dengan penurunan dua fungsi otak seperti hilangnya memori serta kemampuan menilai seiring bertambahnya usia.

Demensia juga dikenal sebagai sindrom disfungsi kognitif pada hewan seperti anjing serta merupakan penyakit degeneratif. Kondisi ini kadang disebut juga Canine cognitive dysfunction. Anjing memiliki resiko terserang demensia saat usianya sekitar 11 – 12 tahun. Anjing yang mengalami demensia menunjukkan gejala awal seperti kecemasan, penurunan keinginan untuk bermain, kebingungan dan terlihat gelisah.

Walaupun demensia anjing tidak bisa disembuhkan namun terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memperlambat perkembangannya. Salah satu hal yang bisa dilakukan yaitu memperbaiki pola makan serta meningkatkan stimulasi mental. Terdapat jenis makanan khusus yang diformulasikan bagi anjing senior untuk kondisi ini. Dua hal ini bisa membantu meningkatkan kesehatan otak anjing dan memperlambat resiko demensia anjing.


Tanda Lain Demensia Anjing Yang Sebaiknya DiketahuI!

Terdapat tanda atau gejala lain yang menunjukkan jika hewan kesayangan anda mengalami demensia. Berikut ini tanda demensia anjing yang sebaiknya diketahui semua pemilik hewan:


Anjing Menjadi Tuli

Anjing menjadi tuli menjadi salah satu tanda lain demensia anjing. Walaupun hal ini sebenarnya terjadi karena semakin bertambahnya usia namun tanda ini juga sering dikaitkan dengan gejala awal demensia. Walaupun terkadang sulit mengetahui apakah anjing tersebut benar-benar tuli namun tanda ini bisa anda ketahui ketika memanggilnya, mereka cenderung tidak akan menghiraukan panggilan anda.


Mata Berkabut

Selain anjing menjadi tuli, tanda lain yang bisa anda lihat yaitu mata anjing menjadi berkabut. Anda bisa memperhatikan bagian matanya dimana terlihat seperti katarak dimana terdapat bercak putih pada matanya.


Mengalami Penyakit Gigi Dan Nafas Bau

Penyakit gigi serta penyakit gusi bisa menyerang anjing dari segala usia. Namun penyakit ini akan lebih umum serta lebih serius menyerang seiring dengan bertambahnya usia anjing. Selain gangguan pada gigi, nafas anjing juga akan tercium sangat bau.


Terjadi Perubahaan Berat Badan

Seiring dengan semakin bertambahnya usia anjing maka akan terjadi perubahan bentuk anjing. Hal tersebut disebabkan karena metabolisme tubuh semakin melambat sehingga penambahan berat badan akan kurang efesien. Anjing yang sudah berumur juga kerap mengalami penurunan nafsu makan serta proses pencernaan makanan semakin melambat yang menyebabkan mereka mudah kehilangan berat badan.

Dimensia anjing memang menjadi salah satu kondisi kesehatan yang tidak bisa dihindari namun bisa diperlambat. Penanganan kondisi ini adalah dengan manajemen pakan yang baik serta melakukan latihan untuk menstimulasi otak dari anjing senior tersebut.


Nah itulah sekilas tentang demensia anjing yang sebaiknya anda ketahui. Kondisi ini akan terjadi seiring dengan bertambahnya usia anabul kesayangan anda. Walaupun tidak ada pengobatan untuk menyembuhkan demensia, namun anda bisa memperlambat resiko ini dengan menjaga kesehatannya, menjaga pola makan, mencukupi kebutuhan nutrisinya dan rutin memeriksakan kesehatan anjing anda. Pastikan juga kesehatan doggy dengan memeriksakannya ke dokter hewan terdekat. Semoga bermanfaat.


Baca juga : Apa Saja Penyebab Anjing Belekan dan Tidak Mau Makan?
29 views0 comments