Mari Mengenal Penyakit Mematikan Parvovirus Pada Anjing


foto oleh unsplash


Tahukah anda? Ternyata tidak hanya di lingkungan manusia saja, di lingkungan hewan banyak sekali sekali penyakit mematikan yang bisa menyerang hewan dan bahkan tidak ada obatnya. Salah satu penyakit mematikan yang umumnya menyerang hewan peliharaan seperti anjing yaitu parvovirus. Bagi anda pecinta hewan setia ini, tentu tidak asing lagi dengan istilah satu ini bukan? Namun, walaupun anda telah cukup tahu tentang hal ini, tentu tidak ada salahnya jika anda mengenal lebih dalam tentang penyakit satu ini.


Apa Itu Parvovirus Anjing?

Parvovirus atau canine parvovirus (CPV) merupakan penyakit pada anjing ataupun kucing yang disebabkan oleh virus yang sangat menular. Penyakit ini bisa menyebabkan gastroenteris yang sangat parah bahkan seringkali terjadi komplikasi pendarahan. Penyakit ini bisa berakibat sangat fatal serta merupakan penyakit yang mempengaruhi populasi anak anjing di negara Inggris.

Apabila anjing betina terkena parvovirus selama kehamilannya maka besar kemungkinan virus ini akan mempengaruhi janinnya ketika berkembang. Namun walaupun demikian, virus ini tidak mampu mereplikasi sendiri sehingga harus menggunakan sela lain agar bisa berkembang. Pada anjing yang masih kecil, virus ini akan mengkolonisasi sel-sel pada sistem pencernaan.


Gejala Parvovirus Anjing

Dikarenakan menjadi salah satu penyakit yang sangat mematikan untuk anjing, pastinya anda sangat wajib mengetahui gejala anjing yang terserang parvovirus. Berikut beberapa gejalanya:

· Demam tinggi.

· Muntah-muntah.

· Anjing terlihat lesu.

· Diare yang disertai darah.

· Penurunan berat badan drastis.

· Dehidrasi.


Gejala-gejala diatas merupakan gejala awal terserang parvovirus. Umumnya gejala tersebut akan mudah dikenali apalagi jika anda telah mengenal sifat dan kebiasaan hewan peliharaan anda. Rata-rata parvovirus sering menyerang anak anjing namun hal ini bukan berarti anjing dewasa tidak akan terjangkit. Tentu ada kemungkinan anjing dewasa juga terjangkit virus mematikan ini sehingga anda perlu mewaspadainya.


Lalu, Apa Saja Penyebab Parvovirus Anjing?

Seekor anjing yang telah terinfeksi parvovirus akan mengeluarkan virus dalam jumlah besar melalui kotoran. Tentu bagaimana tidak bahkan dari 1 gram fases saja bisa mengandung kurang lebih satu juta dosis agen infeksius. Dengan kata lain hanya 1g saja bisa menginfeksi 1 juta hewan dalam proses eksperimen.

Parvovirus juga dapat ditularkan oleh manusia, hewan maupun benda jenis apapun yang bersentuhan dengan kotoran hewan yang telah terinfeksi. Dan sayangnya, penyakit ini juga sangat sulit dihilangkan dari lingkungan luar. Lebih parahnya lagi, dalam beberapa kasus virus ini juga dapat terus menular selama beberapa bulan lamanya bahkan lebih dari setahun. Mengerikan bukan?


Adakah Cara Pencegahan Agar Anjing Tidak Tertular Parvovirus?

Parvovirus tentu saja perlu dihindari dengan melakukan cara pencegahan. Dikarenakan sejauh ini penyakit mematikan tersebut tidak bisa diobati dengan antibiotik sekalipun. Salah satu cara paling efektif yaitu dengan melakukan vaksin sedini mungkin untuk membentuk antibodi agar anjing tidak mudah terjangkit penyakit. Bisa dikatakan vaksin parvovirus merupakan vaksin "wajib" bagi doggy selain vaksin rabies.

Selain vaksin, anda juga perlu memperhatikan kebersihan kandang dan tempat yang selalu dijadikan tempat bermain. Hal ini tentu saja karena seperti telah disebutkan diatas bahwa penyebab penularannya bisa terjadi melalui benda. Anda juga perlu membatasi kontak langsung anjing anda dengan anjing lain agar resiko penularannya sangat kecil.


Nah itulah sekilas tentang parvovirus pada anjing yang sebaiknya anda ketahui. Pastikan anda memahami gejala-gejalanya agar jika anda melihat perubahaan yang berbeda pada hewan kesayangan, anda bisa langsung melakukan tindakan. Namun tindakan pencegahan terbaik tetap adalah melakukan vaksinasi. Kunjungi dokter hewan terdekat untuk memperoleh informasi lebih lanjut tentang penyakit ini.