Inilah Fakta-Fakta Menarik Tentang Gigi Kucing Yang Tak Banyak Diketahui!


foto oleh unsplash


Kucing merupakan hewan karnivora obligat. Hal ini berarti secara normal, kucing mendapatkan semua nutrisi dari menyantap daging saja. Sama halnya dengan sebagian besar hewan karnivora lainnya, kucing merupakan salah satu hewan yang memiliki gigi yang tajam. Hal tersebut tentu saja bukan lagi hal yang aneh karena kebutuhan kucing untuk mencabik daging hasil buruannya makanannya.

Tentunya kita tahu bahwa gigi kucing memiliki fungsi untuk menghancurkan makanan yang mereka makan. Namun tahukah anda fungsi gigi kucing nyatanya bukan hanya untuk makan saja, melainkan banyak fakta-fakta tersembunyi didalamnya. Penasaran apa saja fakta-fakta menariknya? Simak berikut ulasannya!

Bukan Hanya Untuk Mencabik Makanan Saja, Inilah Fakta Menarik Tentang Gigi Kucing Yang Tak Banyak Diketahui!

Fungsi gigi untuk semua mahluk hidup pada dasarnya memang sama yaitu untuk membantu mengunyah makanan yang dimakan sehingga bisa masuk ke kerongkongan. Namun walaupun fungsinya sama, ternyata terdapat beberapa hal yang tidak kita tahu tentang gigi kucing.

Ya, gigi kucing nyatanya menyimpan banyak sekali misteri yang tidak diketahui oleh sebagian besar orang bahkan pecinta kucing sekalipun. Karena banyaknya orang yang tidak mengetahui hal tersebut, maka simak berikut ini fakta menarik tentang gigi kucing tak boleh terlewatkan:


Dari Jumlah Gigi Yang Tumbuh Dapat ditentukan Usia Kucing

Fakta menarik yang pertama yaitu jumlah gigi kucing yang tumbuh bisa menentukan usia dari hewan berbulu ini. Pada saat masih memerlukan susu induknya atau sebelum disapih, anak kucing/kitten tidak memiliki gigi. Gigi bisa menjadi pertanda kitten sudah siap disapih. Ketika masih menjadi kitten, kucing memiliki 26 gigi susu dimana jumlahnya lebih sedikit dari anjing yang memiliki 42 gigi.

Namun ketika berusia 11-24 minggu, kucing akan mendapatkan gigi dewasa melalui beberapa tahap. Misalnya, gigi seri akan tumbuh pada usia 11 sampai 16 minggu, gigi taring akan tumbuh pada usia 12 – 20 minggu. Sementara itu, gigi premolar akan tumbuh pada usia 16-20 minggu sedangkan gigi geraham akan tumbuh pada usia 20 – 24 minggu.


Sangat Jarang Mengalami Gigi Berlubang

Tak seperti manusia, kucing menjadi salah satu hewan yang jarang mengalami gigi berlubang. Hal tersebut dikarenakan beberapa faktor yaitu pola makan rendah gula (karbohidrat) dan bentuk gigi yang berbeda.


Gigi Kucing Dirancang Untuk Berburu

Fakta menarik tentang gigi kucing selanjutnya yaitu ternyata gigi kucing dirancang untuk berburu. Kucing merupakan salah satu hewan karnivora atau pemakan daging sehingga tak hanya nalurinya saja yang sangat kuat melainkan gigi kucing juga dirancang untuk berburu.

Gigi kucing dirancang khusus untuk menangkap mangsa dan merobek dagingnya. Tak hanya itu saja, lekukan mulut kucing juga dirancang khusus untuk mengalirkan darah mangsanya sehingga kucing tidak akan mudah tersedak ketika memakan daging.


Gigi Kucing Memiliki Kesamaan Dengan Gigi Manusia

Fakta berikutnya yaitu gigi kucing ternyata memiliki kesamaan dengan gigi manusia. Ya, kucing dan manusia sama-sama memiliki gigi susu dan gigi permanen. Manusia memiliki 20 gigi susu dan 32 gigi permanen sementara kucing memiliki 26 gigi susu serta 30 gigi permanen.

Sama seperti manusia, kucing juga terlahir tanpa gigi, hanya saja pertumbuhan gigi kucing lebih cepat dibandingkan dengan manusia. Gigi susu kucing mulai tumbuh ketika berusia 2 minggu berbeda dengan menusia dimana gigi susunya akan tumbuh setelah usianya diatas 2-3 bulan.


Nah itulah beberapa fakta menarik tentang gigi kucing yang tak banyak diketahui. Dari sekian fakta-fakta diatas, mana yang membuat anda kaget? Setiap bagian tubuh mahluk hidup memang memiliki fakta uniknya tersendiri yang tak banyak diketahui misalnya seperti gigi kucing. Tentu banyak diantaranya yang tidak tahu jika kucing jarang mengalami sakit gigi karena berlubang! Namun walaupun jarang mengalami gigi berlubang, ada baiknya Anda tetap membawa kucing ke dokter hewan terdekat untuk dilakukan scaling dalam rangka menjaga kesehatan anabul secara keseluruhan. Selain scaling, dokter hewan juga dapat mengobati sariawan jika ada.

Semoga bermanfaat.


Baca juga : Pentingnya Microchip Untuk Hewan Kesayangan, Pemilik Hewan Sebaiknya Memperhatikan Ini!
10 views0 comments