Perawatan Hewan Peliharaan yang Memiliki Usia Tua


foto oleh unsplash


Hewan yang sudah memiliki usia tua perlu mendapatkan perawatan ekstra. Bertambahnya usia akan menurunkan kemampuan hewan untuk menyembuhkan diri sendiri. Sebagai penyanyang hewan, Anda bisa melakukan cara-cara dibawah ini agar hewan kesayangan Anda selalu sehat dan ceria. Berikut cara untuk dilakukan:


Sesering Mungkin Datang ke Dokter Hewan

Tujuan Anda datang ke dokter hewan tidak lain adalah agar bisa mengetahui kondisi hewan peliharaan Anda. Catat baik-baik apa yang disampaikan oleh dokter hewan sehingga Anda tahu tindakan yang tepat untuk hewan Anda tersebut.

Secara psikologis hewan, Anda sebenarnya bisa mengetahuinya ketika ia mengalami rasa sakit. Tanda-tandanya bisa dilihat dari perubahan tingkah laku hewan seperti perubahan nafsu makan, perubahan kebiasaan dan lain-lain.

Namun, untuk lebih meyakinkan supaya di check up lebih lanjut oleh dokter hewan seperti cek darah, urin dan lainnya. Sehingga hasilnya jadi lebih pasti. Jika diperlukan, Anda juga dapat meminta dokter hewan untuk melakukan sterilisasi ke hewan kesayangan Anda. Dengan begitu tingkat libido hewan berkurang dan hewan tersebut akan lebih “tenang” di masa tua-nya. Sterilisasi juga mengurangi keinginan hewan untuk berpetualang dan menjelajah sehingga menurunkan risiko hilangnya hewan kesayangan.

Baca juga : Manfaat Sterilisasi bagi Kucing, Anda Perlu Tahu!

Biarkan Hewan Peliharaan Anda Menyesuaikan Diri

Kucing dan anjing sering mengalami kehilangan massa otot terutama yang sudah tua. Jika dulu aktif, akan mengalami beberapa penurunan seperti sulit dalam membungkuk, melompat, menaiki tangga, atau berjalan di kayu dan ubin tanpa tergelincir.

Tugas Anda ketika hewan peliharaan sudah mengalami hal demikian adalah membuatkan sekitar rumah sesuai dengan kemampuan mereka. Contohnya Anda bisa menyiapkan tempat tidur yang mudah untuk dijangkau hewan, memasang karpet tampahan dan menyediakan tempat pasir dengan sisi lebih pendek.

Dengan begitu hewan peliharaan Anda akan mulai membiasakan diri sesuai kemampuan mereka. Proses pembiasaan diri ini memerlukan waktu yang cukup lama. Jadi Anda perlu bersabar.

Proses adaptasi berikutnya adalah faktor makanan. Dengan berkurangnya aktivitas yang dilakukan, kebutuhan energi juga berkurang. Hal ini mempengaruhi asupan makanan yang dikonsumsi hewan kesayangan kita. Jangan sampai hewan kesayangan kita mengalami obesitas di masa tuanya.


Coba Pahami dan Mengertilah Tentang Perubahan Perilaku

Usia hewan yang sudah tua bukan hanya akan mengalami perubahan pada kemampuan mereka, tapi juga perilakunya akan berubah. Dulu mungkin lebih agresif dan tidak takut melakukan gerakan menantang.

Tapi, di usianya yang sudah tua akan lebih pasif. Saat menuruni tangga akan terlihat ekspresi ketakutan seperti gugup, canggung dan bahkan pucat.

Anda bisa coba pahami perubahan sikap pada hewan dengan menemaninya menuruni tangga. Hewan yang diperhatikan akan menumbuhkan keberanian dalam dirinya. Karena mereka tahu Anda siap melindunginya jika nanti akan tergelincir atau jatuh.


Coba Untuk Pergi ke Terapi Alternatif

Hewan yang sudah berumur cenderung akan sering mengalami gejala mudah merasa nyeri pada radang sendi. Anda bisa membawa mereka ke dokter akupuntur untuk hewan.

Cara ini adalah solusi terbaik karena dengan akupuntur bisa membuat hewan lebih rileks, aliran darah menjadi lancar dan tentunya dapat menghilangkan rasa sakit yang dialami hewan Anda. Selain itu hewan yang sudah “senior” cenderung bermasalah di sistem metabolismenya. Hal ini sangat cocok di-treatment dengan akupuntur karena akunpuntur memang efektif untuk permasalah seperti ini.


Nah begitulah tips-tips merawat hewan peliharaan yang sudah tua. Share ya agar lebih banyak orang yang mengetahuinya. Semakin tua biasanya semakin lama hewan peliharaan menemani pemiliknya sehingga semakin kuat ikatan yang terjalin diantara keduanya.

4 views0 comments