• admin

Yuk Kenalan Dengan Kelinci Lion Head dan Mengenal Cara Merawatnya


foto oleh pixabay


Bagi orang awam, banyak yang mengira semua kelinci adalah hewan yang sama. Padahal ada banyak sekali jenis kelinci yang unik untuk dibahas atau dipelihara. Salah satu contohnya adalah kelinci jenis lion head ini. Setelah mendengar namanya, pasti anda sudah bisa membayangkan bagaimana karakteristik dari kelinci jenis ini, bukan? Nah, agar tidak penasaran, yuk kupas tuntas mengenai kelinci ini.


Kenapa Kelinci Ini Bernama "Kepala Singa"?

Jika diartikan, lion head adalah kepala singa. Namun, kenapa kelinci tersebut dinamai dengan nama itu? Tentu bukan tanpa alasan nama tersebut digunakan. Sebab, setelah kemunculannya, yakni hasil mutasi serta pencampuran gen. Indukannya adalah kelinci Anggora Inggris. Hanya saja, kehadiran lion head cukup berbeda dengan indukannya. Bahkan, di awal kemunculannya, kelinci ini dianggap produk gagal.

Tapi, berkat kekurangannya (keunikan) tersebut. Yakni rambut panjang di bagian kepala dan leher membuatnya terlihat unik sebagai salah satu jenis kelinci hias baru. Karena itulah jenis ini masih dipertahankan hingga sekarang. Dan bahkan, hingga saat ini dianggap lucu serta menggemaskan. Nah, karena bulu panjangnya ini menyerupai bentuk kepala singa, maka lahirlah nama tersebut.


Ciri-Ciri Kelinci Lion Head

Setelah anda mengetahui tentang asal usul namanya, tidak ada salahnya mengenal tentang ciri-cirinya. Mengetahui ciri-ciri tidak hanya menambah wawasan. Tapi, juga memudahkan anda jika ingin memelihara jenis kelinci yang satu ini. Tidak menutup kemungkinan anda menjadi korban penipuan kepemilkan kelinci palsu. Dimana anda yang masih awam tentang lion head akan lebih mudah dibohongi. Untuk itu, ketahui terlebih dahulu beberapa ciri-ciri khas yang dimiliki oleh kelinci hias ini, yaitu:

Kepala kompak agak bulat dan diselimuti bulu tebal menyerupai kepala singa. Bagian mulut juga berkembang dengan baik namun agak pendek. Telinganya terlihat lebih kecil dan pendek.

Postur tubuh kelinci ini sedikit lebih besar jika dibandingkan dengan kelinci lokal. Berat saat dewasa bisa mencapai 1.7kg.

Memiliki bulu yang panjang namun rapi dan tidak mudah kusut atau rontok.

Bulu panjang tidak hanya di area kepala dan leher saja, tapi juga di bagian kaki belakang.

Warna mata bisa berwarna merah, hitam atau biru.


Bagaimana Cara Perawatannya Yang Benar?

Pada dasarnya semua kelinci memiliki jenis perawatan yang sama. Harus diberi makan sesuai jenis, umur dan kebutuhannya serta membersihkan kandang dan hewan tersebut. Namun, tetap saja ada patokan khusus untuk merawat setiap kelinci, seperti pemabahasan kita di bawah ini:

Kandangnya harus dalam keadaan bersih. Luas kandang juga harus terpenuhi dengan baik. Jangan terlalu sempit. Merawat kelinci ini juga harus di ruangan yang kering serta semi terbuka.

Untuk makanan bisa disesuaikan dengan jenis makanan kelinci pada umumnya berdasarkan umur mereka. Pemberian makan dan minum secara teratur bisa mengurangi tingkat stres. Dan, hal ini mempengaruhi keindahan bulu kelinci lion head.

Jangan lupa untuk menyisir bulu-bulu kelinci ini secara teratur agar tidak mudah kusut dan rontok.

Kematian jenis lion head yang berasal dari stres juga bisa dikurangi dengan mengatur jadwal bermain. Sebab, jenis kelinci mini yang satu ini sangat energik dan suka bermain.


Selain itu, jangan lupa memperhatikan kesehatan hewan tersebut. Jika muncul tanda-tanda stres atau sakit, jangan ragu mendatangi dokter hewan terdekat. Jika ingin memelihara kelinci lion head, maka usahakan membeli anakan yang cukup dewasa. Yakni yang sudah berumur 3 bulan ke atas. Alasannya? Lebih mudah dipelihara dan kesehatannya cenderung lebih stabil.