Kunjungan Rutin Ke Dokter Hewan, Perlu Atau Tidak? Simak Penjelasannya Berikut Ini!


foto oleh freepik


Sama halnya dengan manusia, hewan peliharaan juga bisa sakit. Namun sayangnya, masih banyak pemilik hewan yang kurang tanggap dan ingin praktis ketika peliharaannya sedang sakit. Jika kondisinya sudah semakin parah barulah hewan tersebut akan dibawa ke dokter hewan. Padahal, kunjungan rutin ke dokter hewan memang penting diperhatikan dan tidak boleh terlewatkan. Dengan pemeriksaan rutin ini tentu saja memungkinkan pencegahan terhadap adanya berbagai masalah kesehatan yang bisa menyerang hewan peliharaan. Lalu, kapan kunjungan rutin ke dokter hewan? Berikut penjelasannya!


Inilah Waktu Yang Tepat Untuk Kunjungan Rutin Ke Dokter Hewan Yang Sebaiknya Diketahui!

Kesehatan hewan peliharaan merupakan salah satu hal yang tidak boleh terpisahkan untuk mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan anabul. Memastikan kesehatan hewan peliharaan menjadi kewajiban untuk seluruh pemilik hewan. Sebagai salah satu penjagaannya, anda tentu perlu melakukan kunjungan rutin ke dokter hewan.

Kunjungan rutin ke dokter hewan menjadi salah satu hal yang sangat penting dan perlu dilakukan. Namun, banyak sekali pemilik hewan yang belum tahu kapan waktu yang tepat untuk melakukan kunjungan tersebut. Nah, bagi anda yang masih bingung perihal waktu kunjungan ke dokter, berikut penjelasan mengenai waktu tepat untuk kunjungan ke dokter hewan:


1. Ketika Anda Pertama Kali Memiliki Hewan Peliharaan Dari Orang Lain (mengadopsi)

Penting untuk melakukan kunjungan ke dokter hewan ketika anda pertama kali memiliki hewan tersebut. Mengapa demikian? Dengan mengunjungi dokter hewan untuk pertama kali ini bisa membuat anda lebih tahu tentang kesehatan hewan yang dipelihara. Biasanya dokter hewan akan memeriksa keseluruhan kondisi kesehatan.

Berkunjung ke dokter hewan di masa-masa tersebut tentu saja berguna untuk mengetahui data awal dari hewan yang anda pelihara mulai dari umur, suhu, kondisi tubuh dan berat badan. Tak hanya itu saja, biasanya hewan anda juga akan langsung disuntik vaksin serta diberi obat cacing untuk menjaga kesehatan.

Pemberian vaksin sendiri sebenarnya tidak hanya berpengaruh pada kesehatan hewan, namun juga pada kesehatan pemilik/owner. Salah satu vaksin yang wajib diberikan untuk kucing dan anjing contohnya adalah vaksin rabies. Hal ini diperlukan karena penyakit ini sendiri merupakan penyakit yang dapat menular ke manusia (zoonosis) selain sangat berbahaya bagi anabul.

2. Ketika Hewan Peliharaan Anda Kehilangan Nafsu Makan Atau Mengalami Penurunan Berat Badan Drastis

Selanjutnya yaitu pada saat hewan peliharaan anda kehilangan nafsu makan atau mengalami penurunan berat badan drastis. Ketika hewan peliharaan anda mengalami hal ini maka segeralah kunjungi dokter hewan terdekat bahkan sebelum hal tersebut lebih parah. Hewan yang kehilangan nafsu makan serta mengalami penurunan berat badan menjadi tanda bahwa hewan anda tidak sedang baik-baik saja. Jadi, pastikan segera bawa hewan peliharaan anda ke dokter terdekat jika terjadi gejala tersebut.

3. Ketika Hewan Sedang Demam

Demam merupakan salah satu kondisi yang umum terjadi kepada hewan peliharaan. Namun, demam pada hewan juga bisa menjadi kondisi yang sangat serius jika dibiarkan sehingga pastikan ketika hewan anda mengalami hal ini segeralah bawa ke dokter hewan. Alangkah lebih baiknya bawalah hewan peliharaan anda jika suhu tubuhnya lebih dari 39 hingga 40 derajat Celsius. Pengukuran suhu tubuh ini tentu bisa menggunakan perabaan saja atau menggunakan termometer. Namun tentu lebih pasti jika menggunakan alat.


Baca juga : Mudah Dan Simpel, Inilah Cara Mengukur Suhu Tubuh Kucing Paling Efektif

4. Ketika Hewan Peliharaan Mengalami Diare Berdarah Dan Muntah-Muntah

Terakhir, pastikan bawalah hewan peliharaan anda ketika mengalami diare berdarah dan atau muntah-muntah. Umumnya gejala ini disebabkan oleh virus dan bakteri yang sangat berbahaya dan mengancam nyawa hewan. Jika hewan anda mengalami hal ini maka segera bawalah hewan peliharaan anda ke dokter hewan sesegera mungkin.

Hal ini perlu mendapatkan perhatian ekstra terutama jika hewan tersebut masih kecil dan belum bisa divaksin seperti anak kucing atau anak anjing. Pada saat masih kecil tersebut daya tahan tubuh mereka belum kuat dan belum bisa divaksin sehingga rentan terhadap penyakit infeksius berbahaya seperti penyakit distemper.


Nah itulah waktu yang tepat untuk kunjungan rutin ke dokter hewan. Selain waktu-waktu di atas, anda juga bisa mengunjungi dokter ketika akan melakukan vaksin, pemeriksaan rutin ataupun hal lainnya.

Setelah mengetahui manfaat di atas, ada baiknya Anda mengunjungi dokter hewan atau pet shop terpercaya di kota Anda, sebagai contoh jika Anda berdomisili di Gresik-Jawa Timur, Anda dapat mengunjungi Kawan Hewan Pet shop untuk berkonsultasi dengan dokter hewan terpercaya sekaligus berbelanja aneka kebutuhan bagi anabul Anda. Semoga bermanfaat!