Langkah Mudah Ternak Kroto di Rumah Bagi Pemula (Anti Gagal)


foto oleh detik.com


Ternak kroto menjadi bisnis yang menjanjikan seiring dengan naiknya popularitas burung. Karena kroto adalah makanan yang mengandung protein tinggi bagi burung. Dan kandungan protein sangat dibutuhkan agar burung bisa gacor dan berbulu cantik.

Kroto adalah telur semut rangrang. Modal untuk memulai bisnis ini hanya tekad yang bulat dan toples. Karena Anda bisa mencari bibit kroto di alam bebas, misalnya di sekitar pohon mangga, kersen, dan mahoni.


Langkah Mudah Ternak Kroto Bagi Pemula (Anti Gagal)

Tidak masalah jika ini bisnis yang baru Anda ketahui. Simak langkah-langkah mudah berikut ini agar Anda tidak salah langkah.


1. Pembibitan.

Jika Anda ingin mengambil bibit kroto dari alam bebas, cara adalah potong batang daun dan letakkan di dalam toples. Biarkan toples tetap terbuka agar kroto tidak stres atau kabur.

Sebaliknya, Anda juga bisa membeli bibit kroto dari penjual atau peternak kroto yang lain. Dalam satu toples, pastikan ada koloni lengkap, antara lain semut pekerja, semut prajurit, semut pejantan, dan ratu semut. Tujuannya adalah mereka bisa bertelur secara maksimal.


2. Tempat Pembibitan

Tahapan sebelum memulai pembibitan, antara lain:

● Buat lubang di bagian bawah toples. Diameternya 5-7 cm. Kemudian tutup rapat dengan lakban.

● Masukkan bibit kroto, kemudian tutup rapat toples.

● Ambil nampan datar dan beri air sampai setengahnya. Kemudian letakkan toples berisi semut rangrang di atasnya. Tujuannya adalah untuk mencegah mereka kabur.

● Rak berbahan serat terbuka bisa menjadi alternatif yang bagus jika Anda ternak kroto lebih dari satu toples. Dan nampan berisi air tetap tidak boleh terlewat.

Setelah tempat pembibitan selesai, saatnya meletakkannya di lokasi yang ideal. Yaitu berjarak 50-500 meter dari keramaian, dengan suhu 26 derajat celcius, ketinggian 1.500-1.800 m/dpl, dan kelembaban udara sekitar 60-70%.


3. Makanan

Makanan favorit semut rangrang dan membantu meningkatkan produksi telur adalah serangga mati. Antara lain jangkrik, ulat, kecoa, dan belalang mati. Berikan pakan 2 hari sekali atau saat persediaan pakan mereka sudah habis.

Selain pakan utama, berikan pula vitamin tambahan. Yaitu larutan gula atau madu. Letakkan di wadah datar di area luar toples. Tujuannya adalah agar tidak mengotori sarang mereka.


4. Perawatan Khusus

Eit, jangan mundur dulu. Karena perawatannya sangat mudah kok.

● Jauhkan toples kroto dari predator, seperti cicak dan tokek.

● Pastikan sirkulasi udara bagus di sekitar sarang kroto.

● Pastikan area pembiakan mempunyai atap agar kroto tidak basah terkena air hujan atau kepanasan.

Mudah sekali, kan? Anda tetap bisa melakukan aktivitas seperti biasa sambil ternak kroto.


5. Saatnya Panen!

Anda bisa dikatakan panen jika ratu semut sudah bertelur banyak. Masa panen biasanya 4-6 bulan pasca pembibitan. Setelah panen perdana, Anda bisa memanennya lagi 15-20 hari ke depan.

Saat memanen, lakukan prosedur berikut ini:

● Siapkan nampan datar.

● Buka tutup toples dan tuang isinya ke nampan tersebut.

● Gunakan sarung tangan karet saat memisahkan kroto dari semut rangrang.

● Masukkan kembali semut rangrang ke dalam toples. Yaitu dengan membalikkan nampan ke arah toples.

● Tutup toples rapat dan letakkan kembali ke area pembibitan.


Istilahnya, ternak kroto adalah jenis bisnis yang tidak ngoyo. Tapi hasilnya bisa membuat Anda bebas loyo. Alias banyak untung. Yuk, mulai sekarang. Mumpung dunia burung masih booming.

2 views0 comments