Manajemen Pakan Kucing Berdasarkan Usia Yang Sebaiknya Diketahui!

Updated: Aug 22


foto oleh pexels


Walaupun banyak sekali orang yang percaya bahwa semua kucing bisa memakan makanan yang sama, namun sebenarnya memberikan makanan kepada kucing perlu memperhitungkan usia. Ya, sebagai pemilik anda tentu saja wajib tahu bagaimana manajemen pakan kucing berdasarkan usia. Tujuannya tentu saja agar kucing peliharaan anda bisa tumbuh kembang dengan baik dan yang pastinya selalu mendapatkan nutrisi sesuai dengan kebutuhannya.


Mengenal Manajemen Pakan Kucing Berdasarkan Usia

Seiring dengan pertumbuhan anak kucing maka pola makan, waktu pemberian makan serta kebutuhan nutrisinya tentu akan berubah. Namun terkadang banyak sekali pemilik kucing yang mengabaikan akan hal ini sehingga tidak heran jika kucing mereka kerap mengalami masalah kesehatan terutama dalam pencernaannya.

Manajemen pakan kucing berdasarkan usia memang menjadi hal penting yang perlu diketahui oleh semua pemilik kucing. Dan berikut ini panduan pemberian pakan kucing berdasarkan usia yang sebaiknya diketahui:


Pemberian Pakan Untuk Anak Kucing

Memberikan makan anak kucing sangatlah berpengaruh pada pertumbuhannya. Anak kucing perlu memiliki pola makan yang mencakup beberapa kebutuhan khusus yaitu nutrisi dan protein. Protein amat diperlukan untuk pembentukan organ pada kitten. Pada minggu pertama usianya, anak kucing baru lahir akan mendapatkan nutrisi dari susu yang diberikan oleh induknya.

Hal tersebut tentu yang menjadi alasan mengapa menyapih anak kucing tidak dianjurkan sebelum usia 8 minggu karena kucing masih belum bisa makan sendiri. Periode penyapihan ini ditandai dengan mulai munculnya gigi pada kitten. Ketika tiba waktunya anak kucing makan, maka nutrisi terbaiknya yaitu memberikan makanan khusus untuk anak kucing. Pilihlah makanan yang memiliki tekstur lembut dan sesuai dengan ukuran mulutnya.


Pemberian Makan Kucing Dewasa

Kucing masuk dalam kategori dewasa ketika usianya telah menginjak 7 bulan kehidupan. Pemberian pakan juga tentu saja akan berbeda entah itu dan tekstur maupun kuantitasnya. Setelah menginjak usia dewasa, anda bisa memberikan makanan kucing campuran antara makanan basah dan kering.

Anda juga perlu memperhatikan waktu pemberian makannya. Kucing dewasa juga biasanya akan lebih aktif dibandingkan anak kucing sehingga anda perlu benar-benar memperhatikan asupan nutrisinya. Selain makanan, kucing dewasanya juga membutuhkan vitamin untuk menjaga tubuhnya agar tetap sehat.


Pemberian Makan Kucing Tua (Senior)

Setelah 7 – 8 tahun kehidupannya, kucing perlu benar-benar menjalani diet. Jika kucing anda mengindap penyakit tertentu atau alergi makanan tertentu maka direkomendasikan untuk menyesuaikan pola makan dengan pengobatan patologi.

Kucing yang sudah berusia tua umumnya lebih rentan terhadap dehidrasi sehingga anda perlu memperhatikan pemberian makanannya. Sebaiknya berikanlah makanan yang mengandung banyak mineral dan rutin memberikan minum. Pemberian air minum ini untuk mencegah penyakit seperti FLUTD yang rawan menyerang kucing senior.

Selain itu, kucing senior memiliki kebutuhan kalori yang lebih rendah daripada kucing dewasa. Hal ini karena aktivitas dari kucing senior yang lebih rendah dari kucing dewasa. Ada baiknya Anda juga memberikan suplemen dan vitamin untuk mengurangi efek kepikunan atau feline cognitive dysfunction yang kerap menghantui kucing senior.


Baca juga : Mengenal Feline Cognitive Dysfunction Pada Kucing, Gejala Dan Penanganan!

Pertimbangan lain dalam pemberian pakan

Itulah manajemen pakan kucing berdasarkan usia yang sebaiknya anda ketahui. Selain itu anda juga perlu memperhatikan kondisi dari kucing anda. Pemberian pakan kucing yang sedang sakit tentu saja akan berbeda dengan kucing yang sedang hamil. Dan berikut penjelasannya:


Pemberian Pakan Kucing Sedang Sakit

Sama seperti manusia, kucing juga memang kerap terserang berbagai masalah kesehatan. Biasanya saat sakit, kucing juga akan kehilangan nafsu makannya. Ini menjadi tugas yang paling berat untuk semua pemilik.

Namun walau bagaimanapun juga kucing anda tetap membutuhkan asupan nutrisi. Dalam hal ini anda bisa memberikan makanan kesukaannya dengan menambah sedikit aroma yang menyengat agar kucing anda tertarik. Dibutuhkan kesabaran memberikan makan kucing sakit, terlebih jika penyakit yang diderita cukup parah, maka anda perlu berkonsultasi dengan dokter hewan dalam hal ini. Biasanya dokter hewan akan merekomendasikan makanan khusus yang memiliki efek penyembuhan sesuai dengan gejala sakit yang diderita.


Pemberian Pakan Kucing Hamil Dan Menyusui

Memberikan makan kucing ketika masa laktasi atau gestasi perlu benar-benar diperhatikan. Di fase ini kucing sangat membutuhkan makanan sehat untuk menunjang kesehatan induk, anak kucing maupun calon anak kucing.

Induk kucing harus menerima asupan makanan berbeda dari biasanya untuk menghindari kekurangan nutrisi. Selain itu, anda juga perlu memperhatikan kuantitas dari makanan yang diberikan. Disarankan untuk berikan makanan kucing lebih banyak dari biasanya. Terdapat pakan khusus yang diformulasikan pada fase ini yang dapat diperoleh di petshop terdekat.


Pemberian Makan Kucing Yang Sudah Disteril

Perlu anda tahu bahwa proses sterilisasi pada kucing jantan ataupun betina semakin mengurangi kebutuhan energinya. Walaupun sudah pasti nafsu makan kucing akan lebih tinggi setelah sterilisasi, namun anda perlu mengontrolnya agar tidak terjadi obesitas.

Manajemen pakan kucing berdasarkan usia maupun kondisi memang perlu benar-benar diperhatikan. Sama seperti manusia, kucing juga sangat membutuhkan asupan nutrisi untuk menjamin kehidupannya lebih baik dan panjang lagi.


Baca juga : Penting! Inilah Cara Tepat Perawatan Kucing Pasca Sterilisasi Yang Sebaiknya Diketahui

 

foto oleh pexels


Efek Pemberian Pakan yang Tidak Sesuai

Pemberian pakan kucing dengan mempertimbangakan usia atau fase hidup relatif lebih penting daripada pemberian pakan berdasarakan ras. Jika pemberian pakan tidak disesuaikan dengan usia atau fase hidup, biasanya timbul permasalahan kesehatan yang dikhawatirkan bisa mengancam hidup kucing. Contohnya, jika kitten diberi makan pakan kucing dewasa (sering terjadi bukan?), maka kebutuhan proteinnya tidak terpenuhi. Hal ini menyebabkan pembentukan organ dan pertumbuhannya bisa tidak optimal. Selain itu fase kitten merupakan fase rawan terjangkit penyakit infeksius sehingga perlu perhatian khusus.

Jika kucing dewasa mendapat pakan kitten, secara umum tidak masalah, namun biasanya hal ini kurang ekonomis. Di lain pihak, Kucing senior yang mendapatkan pakan kucing dewasa akan menyerap asupan kalori yang tinggi padahal aktivitasnya sudah berkurang. Hal ini bisa memicu obesitas yang dapat disertai berbagai gangguan kesehatan pada usia senja hewan kesayangan. Salah satu penyakit yang dapat menyertai obesitas adalah diabetes.

Nah itulah sekilas tentang pentingnya mempertimbangkan usia atau fase hidup kucing dalam penentuan pemberian pakan kucing. Jika Anda saat ini belum memakai pertimbangan ini, ada baiknya mulailah melakukan pemberian kucing yang sesuai secara bertahap. Pakan kucing ini dalam jangka panjang mempengaruhi kesehatan dan harapan hidup hewan lucu ini.

Jika Anda merasa masih bingung atau belum mantap, Anda bisa juga melakukan konsultasi ke dokter hewan terdekat. Bagi Anda yang tinggal di wilayah Gresik Jawa Timur, Anda bisa datang ke Kawan Hewan Petshop untuk berkonsultasi dengan dokter hewan tentang pemberian pakan kucing dan berbelanja aneka kebutuhan anabul. Semoga bermanfaat!


Baca juga : Mengenal Immunity Gap Dan Fase Kritis Pertumbuhan Kittern!
14 views0 comments